Partai UMNO Minta Pemilu Raya di Malaysia Digelar Setelah Pandemi Covid-19

Pemimpin UMNO dan PAS saat bertemu Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassin.

Indonesiainside.id, Kuala Lumpur – Partai UMNO yang kini berada dalam pemerintahan koalisi Perikatan Nasional (PN) menginginkan agar pemilihan umum atau Pilihan Raya Umum (PRU) ke-15 diselenggarakan di Malaysia setelah pandemi COVID-19.

“UMNO memutuskan agar mandat rakyat dikembalikan bagi mewujudkan pemerintah yang stabil dengan mengadakan PRU ke-15 setelah Pandemi COVID-19 dapat dikawal,” ujar Presiden UMNO, Datuk Sri Ahmad Zahid Hamidi dalam pernyataannnya di Kuala Lumpur, Jumat (30/10).

Dia menegaskan Musyawarah Khusus Majelis Kerja Tertinggi UMNO telah konsisten dengan pernyataan tentang pentingnya gencatan politik dan rekonsiliasi nasional demi mengatasi wabah dan kestabilan politik.

“UMNO juga ingin menjunjung perintah Yang di-Pertuan Agong dan Majelis Raja-Raja Melayu agar pemerintahan diurus dengan baik dan tidak membawa negara ke dalam darurat sebagaimana yang telah diusulkan oleh pihak pemerintah,” katanya.

Zahid mengatakan semua tindakan pihak mana pun yang mempersoalkan keputusan UMNO dalam mendukung Yang di-Pertuan Agong dan Majelis Raja-Raja Melayu adalah tidak bertanggung jawab dan amat disesali.

“Sekiranya pendirian UMNO dalam perkara ini masih dipersoalkan, UMNO akan mengambil tindakan tegasĀ  untuk menjaga kedaulatan raja-raja dan kepentingan rakyat,” katanya.

Berdasarkan catatan Pemilu ke-14 telah diselenggarakan pada 2018 yang dimenangkan oleh koalisi Pakatan Harapan (PH) yang terdiri dari Partai Keadilan Rakyat (PKR), Partai Aksi Demokratik (DAP), Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) dan Partai Amanah Negara (Amanah).

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here