Jawa Barat Genjot Bidang Vokasi

Indonesiainside.id, Sumedang — Masa pendemi Covid-19 tidak menghaalangi semangat pemerintah jawa barat dalam mewujudkan kualitas SDM yang mumpuni dan memiliki kompetensi sesuai dengan dunia usaha dan dunia industri. Disdik Jawa Barat mengadakan Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) selama tiga hari, 10 – 12 November 2020. Kegiatan diadakan dalam rangka peningkatan kapasitas guru vokasi Bidang Keahlian Logistik dan persiapan program magang di Campus des Mettiers et des Qualifications (CMQ) di Prancis.

FGD dilaksanakan secara hybrid, perpaduan antara pertemuan langsung dan juga secara virtual. Kegiatan diikuti oleh sekitar 27 orang guru peserta yang hadir secara langsung di Puri Khatulistiwa Hotel – Sumedang. Jumlah yang terbatas ini dikarenakan mengikuti protocol Covid. Peserta lain hadir secara virtual termasuk Prof. Warsito, Atdikbud KBRI Paris, hadir secara virtual sebagai nara sumber. Kegiatan dibuka oleh Asda I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Ibu Dewi Sartika.

Koordinator kegiatan, Budi Hermawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan workshop bulan Maret lalu terkait dengan pendirian Center of Excellence (CoE) bidang Vokasi di Jawa Barat. Setidaknya ada 5 bidang, yaitu energi terbarukan, aeronautic, perhotelan dan restorasi, otomasi, dan logistik. Program-program tersebut akan mendukung pencapaian program Segitiga Emas Rebana Gubernur Jawa Barat.

Tim Akselerasi Pembangunan, Dr. Elih Sedia Permana, M. Pd., yang juga merupakan dosen UPI, menyampaikan bahwa para lulusan SMA yang tidak melanjutkan studi lanjut harus juga mendapatkan manfaat dari program CoE vokasi tersebut. Termasuk bagaimana mengapresiasi kompetensi praktisi-praktisi langsung yang memilki keahlian untuk dapat memberikan pelatihan praktik di sekolah vokasi.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here