Menko PMK: Jangan Bayangkan Semua Orang Akan Dicegat di Jalan Terus Divaksin

Menteri Koordinator (Menko) bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. (ANTARA/ (Muhammad Zulfikar)

Indonesiainside.id, Gresik – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan tidak semua orang akan divaksin ketika adanya vaksinasi Covid-19, sebab pemberian vaksin harus jelas kenapa alasannya dan mengapa diberi vaksin.

“Tidak semua orang akan divaksin. Jadi jangan dibayangkan semua orang akan dicegati di jalan terus divaksin, dan vaksin ini skema sementara adalah untuk yang dibiayai pemerintah sekitar 60 juta orang, sisanya mandiri,” kata Muhadjir di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat (13/11).

Muhadjir dalam kunjungan ke Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina Gresik, untuk melihat kesiapan layanan penyakit tuberkolosis (TB) itu mengatakan, pemberian vaksin diperkirakan pada minggu ketiga Desember 2020.

“Ini masih perkiraan, jadi bisa saja berubah sebab kami akan terus melakukan evaluasi terkait pemberian vaksin ini,” tuturnya, kepada wartawan.

Terkait layanan TB di RSUD Ibnu Sina, Muhadjir mengakui bahwa pasien dengan TB merupakan yang rentan terhadap Covid-19, sehingga layanan tersebut menjadi perhatian dari Presiden.

“Yang jadi persoalan ini kan pengobatan TB memang memakan waktu berbulan-bulan. Nah instruksi pak Presiden agar di daerah menekan angka penderita TB,” tuturnya.

Direktur Utama RSUD Ibnu Sina dr Endang Puspitowati Sp.THT-KL mengatakan, untuk skala nasional, target eliminasi TB itu di tahun 2030. Namun sesuai Perbup 37 tahun 2020 Gresik ditargetkan tahun 2028.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here