BMKG Pasang Water Level di Pulau Sebesi Lampung

Petugas memasang water level di dermaga Pulau Sebesi, Lampung. Foto: Istimewa

Sebagai data dalam menentukan peringatan dini bila terjadi gelombang tsunami di selat Sunda

Indonesiainside.id, Lampung — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bekerjasama dengan TNI Al memasang alat ukur ketinggian air “water level” di dermaga Pulau Sebesi, Lampung Selatan.

Deputi Bidang Instrumentasi,Kalibrasi, Rekayasa,dan Jaringan Komunikasi, Widada Sulistya menjelaskan, alat ini mengunakan sensor Ultrasonic yang menghitung kecepatan dari objek yang di lepaskan (berupa sinyal frekuensi) yang bersifat stasioner untuk mengukur ketinggian permukaan air laut.

“BMKG dibantu dan di fasilitasi transportasi KRI Torani yang di miliki oleh TNI AL dalam memasang alat sensor water level di pulau yang dekat dengan gunung anak Krakatau,”ujar Widada kepada Indonesiainside.id, Kamis (3/1)

Kemudian, data perekaman dari sensor water level akan dikirimkan langsung ke server BMKG, dan update setiap 1 menit sekali untuk mengetahui ketinggian air permukaan laut di wilayah tersebut.

“Sensor ini digunakan pada AWS (Automatic Weather station) di 24 Stasiun meteorologi Maritim BMKG yang tersebar di Indonesia untuk mengukur ketinggian air di daerah sekitar pelabuhan,” lanjutnya.

Widada menambahkan, dari lokasi pengamatan akan didapat data yang akan otomatis dikirim ke BMKGserver lalu akan diolah menjadi produk dalam bentuk grafik. “Dari sinilah, terlihat jenis gelombang, apakah gelombang pasang surut apa gelombang yang lain.”

Sebelum di Lampung, BMKG telah memasang sensor ini di PLTU Labuhan, Banten. Alat dipasang di pulau dekat gunung anak Krakatau tersebut untuk memantau ketinggian air.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here