Relokasi Permukiman Longsor Sukabumi Terkendala Lahan

Warga mencari korban yang tertimbun tanah longsor di Sukabumi, (1/1/2019). Foto: Antara

Oleh Suandri Ansah

Pemerintah masih mencari lahan untuk relokasi korban longsor, kemungkinan di Taman Nasional Cisolok

Indonesiainside.id, Jakarta — Pemerintah berencana merelokasi permukiman penduduk terdampak longsor di Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Sukabumi. Namun sampai saat ini pemerintah belum menentukan lokasinya.

Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, proses relokasi masih terkendala penentuan lokasi lahan. Tapi, kemungkinan akan pemukiman warga akan direlokasi ke Taman Nasional Cisolok. “Saat ini masih harus dicari tempatnya yang enak,” katanya kepada Indonesiainside.id di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu (9/1).

Sementara perkembangan terakhir korban, sebanyak 66 jiwa selamat, 32 meninggal, 1 orang luka berat, dan 1 hilang. Korban hilang dihentikan pencarian seiring berakhirnya massa tanggap darurat per 6 Januari kemarin.

Pihak keluarga sudah mengikhlaskan proses pencarian dihentikan. Kemudian, akan berlanjut ke masa transisi darurat selama sebulan. “Saat ini, fokus kami memberikan bantuan dan penyembuahn trauma,” kata Sutopo.

BNPB mengungkapkan, daerah di Kabupaten Sukabumi banyak yang rawan longsor. Kondisi topografi perbukitan dengan batuan penyusun yang porus, gembur dan lepas menyebabkan mudah longsor.

“Banyaknya penduduk yang tinggal di daerah rawan longsor menyebabkan tingkat risiko longsor tinggi,” kata Sutopo

Selama 10 tahun terakhir telah terjadi 132 kali longsor di Sukabumi dengan beberapa kejadian di antaranya menimbulkan korban jiwa dan kerusakan bangunan.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here