BNN Sumsel Bekuk Kurir Sabu dalam Kemasan Teh dari Malaysia

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) meringkus pelaku penyelundupan dua kilogram narkoba jenis Sabu. Foto: Istimewa

Oleh : Gusti Tama |

Dengan alibi untuk beli susu, seorang pria asal Aceh rela menjadi kurir sabu seberat 2 kg untuk dibawa ke Palembang dengan upah Rp6 juta.

Indonesiainside.id, Palembang — Setelah melakukan pengintaian selama dua pekan, Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan (BNNP Sumsel) akhirnya membekuk satu orang kurir sabu dari Malaysia. Untuk mengelabui petugas, barang haram seberat 2 kilogram (kg) tesebut dibungkus kemasan teh merk Guanyinwang.

Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol John Turman Panjaitan mengatakan, pihaknya butuh waktu dua minggu mengendus masuknya narkoba jenis sabu partai besar tersebut. Hasilnya, polisi meringkus Zainal alias Z (26), saat berada di loket ALS Medan–Palembang, Senin (18/2).

Barang bukti sabu tersebut dimasukkan dalam tas warna coklat berikut handphone dan tiket bus tujuan Medan–Palembang. Kini warga Dusun Keude, Desa Gampong Keuliee, Kecamatan Nebong Kabupaten Aceh Utara itu digelandang ke Mako BNNP Sumatera Selatan untuk pemeriksaan.

“Awalnya tertangkap tiga tersangka berinisial H (31), H (32) dan S (38) di Jalan Lintas Tengah, yang membawa 19.100 butir pil ekstasi pada Minggu (17/2) pukul 04.55 WIB. Mereka memang komplotan membawa narkoba partai besar untuk di pasarkan ke Palembang – Jambi. Mereka sudah dibawa ke BNN RI untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata dia.

John Turman menjelaskan, tersangka mengaku baru kali ini masuk membawa sabu seberat 2 kilogram. Tersangka mengaku diupah pria berinisial A (daftar pencarian orang/DPO), warga Medan, dan disuruh mengantarkan pesanan ke Muloh (DPO) yang menunggu di Jalan Soekarno Hatta Palembang. “Kami masih mengembangkan terus kasus ini,” ujar John.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here