Habiskan Rp14,9 M, Masjid Agung Ini Berlapis Batu Giok Aceh

Masjid Giok di Kabupaten Nagan Raya dalam tahap perampungan. Foto: Fahzian Aldevan/INI-Network

Oleh: Fahzian Aldevan |

Warga Nagan Raya bakal memiliki bagunan rumah ibadah nan megah 2020 mendatang. Masjid Agung Baitul ‘Ala tersebut berlapis batu giok Aceh.

Indonesiainside.id, Aceh — Demam batu akik boleh berlalu. Namun, jika ada bangunan berlapis batu akik, tidak terbayang kemewahannya. Terlebih lagi batu giok Aceh. Jenis batu ini termasuk paling diburu beberapa waktu lalu.

Batu akik mirip giok Cina inilah yang dijadikan pelapis sebuah bangunan masjid di Aceh. Anggarannya menelan biaya Rp14,9 miliar dengan target penyelesaian 2020 mendatang.

Masjid tersebut dibangun di tengah-tengah kota di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh. Meski sempat terhenti akibat kehabisan dana, kini masjid tersebut memasuki tahap perampungan. Namanya, Masjid Agung Baitul ‘Ala.

Bangunan Masjid Agung ini juga masyhur dengan sebutan Masjid Giok karena berlapis batu giok. Masjid berukuran sekitar 60×80 meter itu dibangun di atas lahan seluas 5 hektare. Keistimewaannya, akan dilapisi 40 ribu lebih keping ubin dari batu giok terbaik.

Bupati Nagan Raya, Jamin Idham, mmengungkapka pembangunan Masjid Baitul A’la atau Masjid Giok dilanjutkan tahun ini. Diperkirakan akan rampung tahun 2020 mendatang. Anggaran tahun 2019 senilai Rp14,9 miliar digelontorkan untuk mendirikan masjid kebanggaan warga Nagan Raya tersebut.

“Dana tersebut terdiri dari Rp10 miliar dari anggaran APBK untuk pengerjaan finishing luar dan Rp4,9 miliar dari dana otonomi khusus untuk pembangunan Lanscape,” kata Jamin kepada Rencong Post, Selasa (19/2/2019). (Fai/Aza/INI-Network)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here