Produksi Naik, Konsumsi Ikan di Sulut Juga Terkerek

Oleh : Eko P |

Selain kenaikan produksi ikan juga terjadi kenaikan angka konsumsi ikan di Sulut.

Indonesiainside.id, Jakarta — Produksi perikanan Provinsi Sulawesi Utara naik 6,36 persen atau setara 870.252,94 ton. Kenaikan ini lebih besar dibandingkan tahun 2017 sebesar 818.192,32 ton.

Dari total produksi tersebut, perikanan tangkap menyumbang 382.005 ton atau 43,89 persen, sementara perikanan budi daya menyumbang sebesar 488.247,94 ton atau 56,10 persen.

“Ada kenaikan untuk tahun 2018, yang terbesar di sektor budidaya,” kata Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey di Manado, Kamis (28/2).

Berdasarkan target yang ditetapkan tahun 2018 sebesar 843.020 ton, maka capaiannya melebihi target sebesar 103,23 persen.

Gubernur menambahkan nilai ekspor terus mengalami peningkatan, di mana dari USD 107 juta (2016) naik menjadi USD 127 juta (2017) atau 19,27 persen.

Nilai tersebut terus meningkat di tahun 2018 menjadi USD 131.9 juta atau sebesar 3,33 persen.

Sedangkan untuk konsumsi ikan tahun 2018 , Sulut yang berpenduduk lebih dari 2,5 juta jiwa itu naik menjadi 60,08 kilogram per kapita per tahun dibandingkan dengan tahun 2017 yaitu 58,85 kilogram per kapita per tahun.

Sedangkan dari sisi rata-rata Nilai Tukar Nelayan (NTN) dan Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi) dari tahun 2016 naik dari 106,86 (NTN) dan 92 (NTPi) menjadi 114,2 (NTN) dan 94.24 (NTPi) pada tahun 2018.

“Kami optimistis, kenaikan-kenaikan seperti ini ditambah dengan insentif yang diberikan pemerintah daerah ikut meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha perikanan dan kelautan ini,” ujarnya. (EPJ/Ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here