Awas! Apel Kebangsaan Jangan Disusupi Kampanye

Sudirman Said dalam konferensi pers di Posko Pamularsih, Semarang, Kamis (14/3). Foto: Istimewa

Oleh: Rizky Atmaja

Indonesiainside.id, Semarang — Apel Kebangsaan yang akan digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) sudah diwanti-wanti agar tidak disusupi kampanye terselubung petahana. Terlebih lagi, acara akbar ini melibatkan perangkat dan aparat pemerintahan.

“Mengenai Apel Kebangsaan itu kita belum tau apa yang akan terjadi. Tapi di situ pasti akan mengerahkan banyak massa. Ada ASN maupun perangkat pemerintahan,” kata Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional, Prabowo-Sandi, Sudirman Said, di Semarang, Kamis (14/3).

Dia menyoroti rencana kegiatan Apel Kebangsaan yang mengerahkan banyak massa di Lapangan Pancasila Kawasan Simpanglima, Semarang, Minggu (17/3). Dia memperingatkan agar tidak disisipi kegiatan kampanye dalam pelaksanaanya. “Apel kebangsaan di hari-hari mendekati Pemilu. Mesti dilihat dengan cermat, jangan sampai ada kampanye di situ,” kata mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, saat konferensi pers, di Posko Pamularsih, Semarang.

Dia mengingatkan perihal netralitas yang harus dilakukan ASN maupun perangkat pemerintahan dalam kegiatan Apel Kebangsaan. Lantas ia juga menyoroti soal sumber dana yang digunakan dalam Apel Kebangsaan itu.

“Silahkan teman-teman cek. Dari mana sumber pendanaan itu. Kalau ada kampanye di situ, tolong jangan sampai ambil dari APBD. Dana harus dari calon jangan ambil dari APBD,” ujarnya.

Lebih jauh, dia menjelaskan data tentang pelanggaran perangkat penyelenggara negara soal netralitas dalam pemilu. Menurutnya Jawa Tengah termasuk rawan penyelenggara negara yang tidak netral.

“Bawaslu, Jawa Tengah sudah keluarkan data pekan lalu perihal kerawanan pelanggaran netralitas ASN. Jateng itu paling tinggi angkanya. Bawaslu mencatat ada 165 pelanggaran ASN tidak netral, 65 diantaranya dari Jateng,” katanya.

Dia mencontohkan kegiatan yang dilakukan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang mengumpulkan 31 Kepala Daerah belum lama ini.

“Terkonfirmasi oleh Bawaslu juga, tindakan Gubernur Jateng kumpulkan 31 Kepala Daerah dalam deklarasi mendukung salah satu psangan calon presiden. Tapi mental di Kemendagri,” tandasnya.

Diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setempat akan menggelar Apel Kebangsaan di Lapangan Pancasila, Simpanglima, Semarang pada Minggu (17/3). Rencananya akan diikuti 130.000 orang. (Aza/INI-Network)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here