Polisi Ringkus Penjual ‘Sate Padang’ Daging Babi

Sate padang.

Oleh: Arif S

Indonesiainsde.id, Jakarta – Pelarian pasangan suami-istri B (55 tahun) dan E (48 tahun) akhirnya terhenti. Kepolisian Resor Kota Padang berhasil meringkus keduanya di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Sejak sebulan lalu, B dab E buron dan berupaya menghilangkan jejak. Keduanya diduga kuat menjual sate padang namun berasal dari daging babi.

Kasus itu bermula tatkala petugas gabungan dari Dinas Perdagangan Kota Padang dan instansi terkait mengungkap adanya temuan penjual sate padang yang berasal dari daging babi di kawasan Simpang Haru, Padang. Usaha dagang sate itu memakai merek atau nama Sate KMSB.

Petugas kemudian melakukan uji laboratorium forensik atas temuan tersebut. Dari hasil uji forensik ternyata 300 tusuk sate yang diperiksa itu positif mengandung babi. Polisi pun lalu menetapkan B dan E sebagai tersangka.

Temuan ini meresahkan masyarakat setempat. Itu sebabnya petugas langsung mengejar pelaku yang ternyata sudah melarikan diri.

Mereka dijerat dengan menggunakan pasal 62 Undang-Undang Nomor 8/1999 tentang Perlindngan Konsumen. Selain itu ada jerat lain, yakni Undang-Undang Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Undang-Undang Perlindungan Pangan.

Menurut keterangan Kapolres Kota Padang, Kombes Pol Yulmar Tri Himawan, polisi mendapat laporan kedua tersangka berada di Bekasi. “Kami kirim dua personel ke sana untuk mengintai dan menangkap pada Kamis (16/5) dengan dibantu aparat Polres Bekasi,” tuturnya kemarin (18/5) di Padang.

Berdasarkan laporan Antara, penangkapan terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Keduanya tidak memberikan perlawan dan saat itu tengah berada di lapak penjahit baju. Saat ini, kedua tersangka sedang menjalani pemeriksaan di Polres Padang. (AS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here