5 Ustaz dan 4 Aktivis Dipanggil Polda Sumut terkait Kasus Makar

Foto: Istimewa

Oleh: Anita Sinuhaji |

Indonesiainside.id, Medan — Sebanyak lima ustaz dan empat aktivis dipanggil oleh Polda Sumut untuk diperiksa dugaan kasus makar. Kesembilan orang tersebut akan diperiksa bergilir mulai Senin (27/5) hingga Rabu (29/5) di Kantor Unit 2 Subdit 1 Tindak Pidana Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut.

Adapun sembilan orang yang dipanggil Polda antara lain Ketua GNPF Ulama Sumut Ustaz Heriansyah, Ustaz Indra Suheri, Ustaz Aidan, Ustaz Sani, Ustaz Buya Leo serta sejumlah orang lainnya seperti Rabualam, Angga Fahmi dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Renaldi pengurus ACT.

“Jadi yang semuanya dipanggil ini kan ada beberapa ustaz dan beberapa aktivis Islam dengan tuduhan yang sama semua yakni kasus dugaan makar,” kata Tim kuasa hukum dari GNPF Ulama Sumut, Ade Lesmana pada medaninside.com, Ahad (26/5).

Ade Lesmana mengatakan Ketua GNPF Ulama Sumut Ustaz Heriansyah dan Wakil Ketua GNPF Ulama Sumut, Ustaz Rafdinal juga telah menjadi terlapor dalam kasus dugaan makar.

“Dari surat yang kita baca pihak pelapor itu atas nama Suheri dan satu lagi Marga Singarimbun. Dua orang itu yang melaporkan para ustaz dan aktivis ini ke Polda Sumut,” ucapnya

Ia mengaku akan mendampingi para ustaz dan aktivis Islam tersebut untuk memenuhi panggilan yang dilayangkan oleh Polda Sumut.

“Karena ini pemanggilan dari Polda Sumut akan kita hadiri, kita akan penuhi pemanggilan itu. Ya, kita hadapilah dengan segala resikonya dan secara hukumnya jadi kita tunggu apa hasilnya setelah kita hadiri nanti,” terangnya.

Ade mengungkapkan pada Senin (27/5) ada dua ustaz yang dipanggil yakni Ustaz Heriansyah dan Ustaz Sani. Lalu, pada Selasa (28/5) ada dua ustaz dan satu aktivis yang dipanggil yakni Ustaz Aidan dan Ustaz Buya Leo dan Rabualam.

“Rabu (29/5) nanti anak-anak komunitas (aktivis) yang dipanggil. Jadi, selama tiga hari ini terus ada pemanggilanlah dan insya allah kita penuhi,” pungkasnya.

Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumut MP Nainggolan membenarkan adanya panggilan yang dilayangkan penyidik kepada Ketua GNPF Ustaz Heriansyah dan sejumlah orang dalam kasus dugaan makar. Namun Nainggolan menolak menjelaskan lebih jauh soal kasus itu.

“Iya benar, ada dipanggil hari Senin untuk dimintai keterangan. Kasusnya dugaan makar. Saya gak tau berapa kasus, yang penting dia dipanggil Senin, itu saja ya,” ujarnya, Sabtu (25/5). (Aza/Far/INI Network)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here