Aktifitas Tambang Batu Bara Ganggu Akses Masuk Bandara APTP Samarinda

Bandara APT Pranoto Samarinda yang saat ini akses jalannya terganggu oleh genangan dan lumpur dari aktifitas pertambangan batu bara di sekitar bandara.(Foto: istimewa)

Oleh : Muhammad Rizqi |

Indonesiainside.id, Samarinda Aktivitas penambangan batu bara di sekitar  Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APTP) Samarinda mengganggu kelancaran pelayanan penerbangan. Kepala Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APTP) Samarinda Dodi Dharma Cahyadi menjelaskan, sejumlah akses jalan masuk ke bandara tergenang air hingga lumpur hitam akibat dari proses penambangan batu bara.

Bandara yang baru diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada akhir tahun 2018 lalu ini memang berada di kawasan kaya batu bara.

Sehingga aktivitas penambangan baik perusahaan yang berizin maupun tidak berizin kian marak seiring harga batu bara yang mulai membaik.

“Limbah dari penambangan tersebut sangat mengganggu aktifitas umum, dan akses jalan ke bandara. Belum lagi jalan inspeksi yang berada di dalam bandara, berlumpur semuanya,” ujarnya usai Sholat Ied, Rabu (05/06).

Akibat dari genangan dan lumpur tersebut, kata Dodi tak cuma aktifitas dan kelancaran bandara yang terganggu, tapi juga kerusakan terhadap badan jalan. Selain itu genangan dan lumpur hitam sangat mengganggu dari sudut pandang estetika bandara.

“Percuma bandara yang kita cintai ini kita rawat supaya bagus. (Ternyata) dikotorin oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” keluhnya.

Ia mengaku sudah mengadukan hal ini kepada Dinas Perhubungan Provinsi Kaltim. Selain itu, atas kejadian ini pihaknya juga akan melayangkan surat ke Gubernur Kaltim.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here