Pemuda Katolik Bantu Bersihkan Lokasi Sholat Ied

Puluhan pemuda yang menamakan diri Orang Muda Katolik Paroki St.Petrus dan Paulus Dahor. (Foto: istimewa)

Oleh: Andrie Aprianto |

Indonesiainside.id, BalikpapanPuluhan remaja, Orang Muda Katolik Paroki St.Petrus dan Paulus Dahor, membersihkan sisa alas sajadah yang digunakan umat muslim saat sholat Ied di halaman dan jalanan sekitar Masjid Al Munawar Simpang Lima Muara Rapak, Rabu (5/6) pagi. Kebahagiaan dan toleransi juga terlihat di masjid usai sholat Idul Fitri berlangsung.

Selain itu Orang Muda Katolik ini berbagi tugas, selain ada yang membersihkan sisa koran, ada pula yang mengatur area parkir dan membantu menyeberangkan warga di jalan raya.

Daniel Sihotang perwakilan pemuda gereja yang dipercaya sebagai korlap mengatakan kegiatan ini adalah sebagai wujud kepeduliannya sesama umat beragama dalam wujud kebhinekaan.

“Kami dari remaja dan pemuda gereja yang juga kebetulan adalah tetangga lingkungan di Masjid Al Munawar ingin membangun suasana yang damai dan rasa yang nyaman melalui keikutsertaan kami untuk bersama mengamankan jalannya ibadah sholat Ied yang dilangsungkan oleh saudara kami umat muslim,” ujarnya.

Pelaksanaan shalat Ied berlangsung lancar dan tertib dibawah mentari pagi yang cerah. Usai salat, tampak jamaah Al Munawar berjabat tangan sebagai bentuk Ukhuwah Islamiah baik kepada anggota keluarga maupun kerabat dan tetangga serta antar umat muslim.

“Dari wujud kegiatan ini kami berharap ke depan dapat terus terlaksana, apa lagi kepada generasi muda saat ini harus konsisten dalam menjaga nilai-nilai persatuan Pancasila dan Kebhinekaan. Hal inilah kita mulai ajarkan, kita harus saling melengkapi, saling hidup bertoleransi agar kita bisa bersatu dalam perbedaan Unity In Diversity’ ini nilai yang kita ingin wujudkan” jelas Daniel.

Sementara itu salah satu pengurus Masjid Al Munawar Muslimin mengatakan, dirinya sangat menyambut baik niat para remaja ini. Dirinya menilai langkah ini merupakan salah satu wujud toleransi keberagamaan dalam hidup yang berdampingan.

“Subahanallah sekali ya mereka mau membantu menyukseskan sholat Ied pagi ini. Inilah tujuan hidup beragama kita yaitu saling membantu sesama agama,” ujarnya.

Lanjut Muslimin, ke depan tidak ada hal-hal yang bisa memecah belah persaudaraan antar agama di Balikpapan, umumnya di Kaltim yang seharusnya toleransi antar agama semakin ditingkatkan lagi.

“Semoga ke depan dengan ada hal seperti ini bisa memupuk rasa toleransi antar agama di Balikpapan. Sama-sama saling memahami dan membantu aja lah,” ujarnya.(And/Yan/Ima/INI-Network)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here