Harga Cabai di Aceh Masih Bertengger di Rp100/Kg

Pedagang menunggu pembeli di Pasar Penayong Banda Aceh. (Foto: Hendri)

Oleh: Hendri |

Indonesiainside.id, Aceh— Keterbatasan pasokan selama Hari Raya Idul Fitri 1440 H di Aceh, membuat harga cabai di pasar tradisional masih bertengger di angka Rp 100.000 per kilogram. Hal ini disebabkan kondisi pasar belum sepenuhnya normal karena masyarakat terutama pedagang yang mudik belum kembali dari kampung halaman.

Berdasarkan pantauan di Pasar Penayong Banda Aceh dan Pasar Induk Lambaro Aceh Besar, harga rata-rata cabai merah sudah tembus  Rp100 per kilogram.

“Harga cabai merah masih mahal yaitu Rp100.000, ini terjadi karena pasokan terbatas dari daerah penghasil,” kata Aiyub (45) pedagang Pasar Peunayong.

Hal serupa juga terjadi di berbagai pasar tradisional di Banda Aceh dan Aceh Besar, saat ditemui, pedagang mengaku cabai merah mereka jual berkisar Rp100.000 per kilogram. Sementara cabai hijau berkisar Rp80.000 sampai Rp100.000 per kilogram dan cabai rawit Rp100.000.

“Walau harga tinggi, Pembeli sama seperti hari biasanya,” sebut Aiyub.

Seperti diketahui, dari lebaran pertama hingga ke tiga, toko-toko di sepanjang jalan protokol di Banda Aceh juga masih tertutup. (Hen/Ima/INI-Network)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here