Penjual Burung Elang Langka Diciduk Saat Berjualan di Facebook

Seekor burung Elang jenis Ular Bido yang langka dan dilindungi berhasil diamankan saat berusaha dijual lewat akun Facebook di Bali, Rabu (12/6). (Foto: istimewa)

Oleh: Riki Z  |

Indonesiainside.id, Denpasar – Seorang penjual burung elang langka, Komeng Gede Winata, terciduk Polsresta Denpasar saat menawarkan jualannya di media sosial melalui akun Facebook. Burung elang yang ditawarkan ini adalah burung dilindungi dan langka.

Burung yang dijual ini adalah seekor burung Elang Ular Bido. Pemeliharaan Elang Ular Bido itu terungkap dari akun Facebook WINATA NAG NUSAINDAH. Satwa tersebut dipasarkan ke beberapa grup jual beli, salah satunya KICAUMANIA. “Setelah ditelusuri, pemilik akun Facebook sekaligus yang menjual burung itu adalah  Komang Gede Winata,”ujar Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan, Rabu (12/6).

Pria pengangguran itu diketahui tinggal di Jalan Nusa Indah, Gang IV nomor 4, Banjar Abiankapas Tengah, Denpasar. Polisi mendatangi alamat tersebut dan mendapati Elang jenis Ular Bido.  Pengakuan Winata burung itu dibeli di online Rp1,5 juta pada Desember 2018. “Alasannya menjual elang itu karena tidak memiliki uang. Setelah diamankan, burung dititipkan di BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali,”ungkap Arta Ariawan.   

Perbuatan pelaku dijerat pasal 40 ayat (2) Jo. Pasal 21 ayat (2) huruf a Undang-Undang No. 5 tahun 1990 tentang konsevasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya dengan ancaman hukuman 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta. “Yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka tapi tidak dilakukan penahanan,”tegasnya.

Kasus ini masih dilakukan pengembangan penyidikan. (Ari/Ima/INI-Network)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here