Terjangkit HIV/AIDS, Kondisi Kesehatan Pemeran Video ‘Vina Garut’ Terus Memburuk

Ilustrasi HIV/AIDS. Foto: SteemKR

Oleh: Urba Adiwijaya

Indonesiainside.id, Garut – Pengacara dari tersangka pemeran laki-laki dalam kasus video asusila di Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyatakan kesehatan kliennya saat ini terus memburuk. Akibatnya, yang bersangkutan harus mendapatkan penanganan kesehatan secara intensif di rumah sakit.

“Kondisinya terus memburuk, sekarang juga tidak bisa duduk, tertidur saja di rumah, paling berobat jalan ke rumah sakit,” kata pengacara tersangka berinisial A, Soni Sonjaya, kepada wartawan di Garut, Senin (2/9).

Dia menuturkan, kliennya ditetapkan tersangka oleh Kepolisian Resor Garut terkait dugaan video asusila “Vina Garut” di media sosial. Video itu menampilkan mantan istri A, berinisial V.

Tersangka A, kata Soni, saat ini tidak dilakukan penahanan karena kondisinya sakit dan sempat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Slamet Garut. Tersangka A diketahui mengidap HIV/AIDS.

“Rumah sakit tidak punya ruangan khusus untuk penanganan penyakitnya, sekarang sudah kembali ke rumah,” ujarnya.

Terkait tuduhan tersangka V bahwa tersangka A yang sengaja membuat dan menyebarkan video asusila, Soni dengan tegas membantahnya. Menurut dia, justru video tersebut ada karena keinginan V.

Dia menyampaikan, tersangka V meminta tersangka A saat masih berstatus suami istri untuk memasang foto V di media sosial dengan tujuan ada laki-laki yang mau berhubungan badan dengan V. “Tidak ada paksaan, malah dia yang minta agar ikut, apalagi uangnya juga semua diterima V,” ucapnya.

Sebelumnya, Polres Garut berhasil mengungkap praktik prostitusi dan penyebaran video asusila yang melibatkan satu perempuan dengan tiga pria. Polisi sementara menetapkan tiga tersangka yakni seorang perempuan inisial V, lalu mantan suaminya berinisial A, dan pelaku lain berinisial W. Sementara, dua orang lagi masih dalam pengejaran polisi. (AIJ/Ant)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here