Dua Pesawat Batal Mengudara, Jadwal Penerbangan di Kualanamu Terganggu Asap

Bandara Kualanamu, Foto: medaninside.com

Oleh: Daniel P

Indonesiainside.id, Medan Medan dan Deliserdang mulai diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan di sejumlah wilayah di Sumatera. Terkait hal ini jadwal penerbangan di Bandara Kualanamu di Deliserdang sempat mengalami gangguan pada hari ini.

Manager of Branch Communication & Legal Bandara Kualanamu Wishnu Budi Setianto mengungkapkan, akibat kabut asap itu, jarak pandang menjadi terbatas, dan memaksa maskapai menunda jadwal penerbangan.

“Ada delapan penerbangan yang sempat tertunda, hari ini. Bahkan dua penerbangan batal,” katanya.

Delapan penerbangan yang tertunda antara lain, dua penerbangan tujuan Pekanbaru, dan lima penerbangan ke Penang. Lalu satu penerbangan rute Singapura-Penang yang dialihkan (divert) ke Kualanamu.

Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan menyebut kabut asap berasal dari karhutla di sejumlah kabupaten. Antara lain, titik panas terdeteksi di Kabupaten Asahan, Humbang Hasundutan, Padang Lawas Utara dan Labuhanbatu.

Kepala BBMKG Wilayah I Medan Edison Kurniawan, menyebut dari hasil analisis mereka menunjukkan dampak kabut asap tidak memberi dampak serius pada penerbangan.

Di Bandara Kualanamu jarak pandang masih cukup jauh sekitar 3 Km. Begitu juga di Bandara Aek Godang, Padanglawas Utara. Sementara, di Bandara Binaka di Nias dan Bandara FL Tobing di Tapanuli Tenggara jarak pandang sekitar 10 Km.

“Namun, sejauh ini dampak dari kabut asap itu tidak berdampak pada penerbangan di Bandara Kualanamu dan Aek Godang, karena visibilitynya masih 3 Km dan masih bagus. Bahkan di wilayah Sibolga juga Nias diatas 10 Km. Jadi tidak ada pengaruh yang signifikan,” pungkasnya. (Far/PS/INI Network)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here