Kebakaran di Medan, 385 Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Oleh: Daniel P

Indonesiainside.id, Medan – Kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di Jalan S Parman, Gang Langgar dan Gang Pasir, Medan, Sumatera Utara,Selasa (1/10) malam kemarin.

Hingga Rabu (2/10) jelang siang, belum ada data yang pasti terkait jumlah korban yang dirilis otoritas setempat. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga masih berubah-ubah.

Terkini, Kepala BPBD Medan, Arjuna Sembiring mengungkapkan, sekitar 43 rumah ludes terbakar dalam musibah itu. Sebanyak 65 kepala keluarga atau sekitar 385 orang kehilangan tempat tinggal. Para korban kini masih berharap uluran tangan warga dan pemerintah.

“Persentase kerusakan antara 40% hingga 80%,” kata Arjuna di lokasi kejadian.

Begitupun, kata dia, data tersebut kemungkinan masih bisa berubah, karena petugas masih mendata para korban di posko pendataan yang telah disiapkan.

Potensi bantuan sudah dikerahkan ke lokasi. Mereka juga sudah mendirikan 2 posko yang dilengkapi dapur dan fasilitas MCK darurat di lokasi. Hanya saja, pihaknya saat ini masih terkendala mencari lokasi yang tepat untuk membangun posko darurat di sekitar lokasi.

“Masalahnya space yang terbatas. Kalau nanti muat beberapa akan kita pasang, kalau tidak (muat didirikan) satu dulu. Kita cari tempatnya karena tenda ini ukurannya sudah tertentu,” sebut Arjuna.

Ambulan juga masih disiagakan di lokasi untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang menjadi korban kebakaran itu.

Seperti diberitakan, puluhan unit rumah di Jalan S Parman Gang Langgar dan Gang Pasir, Medan, diamuk si jago merah, Selasa (1/10) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun 3 orang mendapat perawatan karena sesak napas dan shock.

Api pertama kali terlihat sekitar pukul 19.35 Wib. Si jago merah pertama muncul di atap rumah salah satu warga. Pemicunya diduga korsleting listrik.

Api dengan cepat merambat ke rumah lainnya. “Infonya rumah itu ada usaha gasnya yang menyebabkan kebakaran semakin cepat menyebar,” kata Camat Medan Baru IC Simbolon.

Sekitar 24 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi itu  untuk memadamkan api. Mereka juga didukung 3 unit ambulans milik RS Bhayangkara dan PMI Medan. Dua orang sesak napas dan 1 lainnya shock harus mendapatkan penanganan. “Korban jiwa tidak ada,” jelas Simbolon.

Hingga pukul 23.35 Wib, petugas pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan di lokasi kejadian. Sementara polisi melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.







DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here