Kebakaran di Medan Sebanyak 217 Kasus hingga September 2019

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Oleh: Anita Sinuhaji

Indonesiainside.id, Medan- Hingga Januari sampai September 2019 Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan sudah menangani 217 kasus kebakaran di Medan dan sekitarnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan, Albon Sidauruk mengatakan 217 kasus itu diperkirakan kerugian mencapai Rp2,8 miliar. Kasus ini kebanyakan terjadi di wilayah Medan Petisah 18 kali, Medan Amplas 17 kali, Medan Timur 16 kali, dan Medan Deli 16 kali.

“Kalau data tahun lalu yakni 2018 ada 246 kasus kebakaran. Kemungkinan kasus kebakaran di 2019 meningkat melihat sampai September sudah ada 217 kasus dan diluar dari kasus kebakaran yang terjadi di Jalan S.Parman Selasa (1/10) malam. Begitupun kita harapkan semoga sampai akhir 2019 ini kebakaran tidak ada. Sebab kita lihat akhir-akhir ini kasus kebakaran cukup tinggi di Medan,” katanya saat dijumpai di ruangannya, Rabu (2/10).

Untuk sosialisasi, sambung mantan Camat Medan Baru ini sudah dilakukan di 20 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Medan . “Kita berharap pelajar SMP dapat memberitahukan kepada saudara dan tetangganya dalam mencegah bahaya kebakaran,” harapnya.

Selain kepada siswa SMP di Medan juga sudah dilakukan sosialisasi  di 21 Kecamatan di Kota Medan sekalian juga merekrut relawan dari seluruh kecamatan tersebut. “Begitu juga pada perusahaan-perusahaan dan rumah sakit juga kita lakukan pelatihan pencegahan kebakaran,” sebutnya.

Tahun 2021 Dinas Kebakaran Kota Medan juga berencana akan menganggarkan pengadaan mesin pompa apung. Sebab mesin pompa apung sangat membantu dikala terjadi kebakaran padat penduduk yang lokasinya dekat dengan sungai. “Seperti kebakaran tadi malam kita gunakan itu. Kita punya 3 unit. Dimana mesin pompanya langsung diletakkan di atas sungai dan langsung bekerja menghisap air dan ditembakkan ke lokasi kebakaran. Kita berharap bisa bertambah lagi mesin itu, kalau untuk satu unitnya itu sekitar Rp 30 juta,” pungkasnya. (far)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here