Mantan Ketua Dewan Dakwah Jawa Timur, H Tamat Anshory Meninggal

shalat jenazah di Masjid al Hilal Surabaya

Oleh: Nurcholis

Indonesiainside.id, Surabaya- Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Mantan Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII),  Haji Tamat Anshory Ismail (74) meninggal dunia hari Rabu (9/10) akibat komplikasi.

“Alhamarhum memiliki riwayat penyakit gula dan sudah bolak-balik masuk rumah sakit, “ ujar Ainur Rofiq (55) salah satu temanya yang ikut menshalatkan jenazah di Masjid Al-Hilal, Raya Purwodadi-Surabaya Rabu sore.

Mantan anggota DPRD Jawa Timur itu dikenal sebagai seorang aktivis pergerakan semenjak muda.

“Saya telah 29 tahun membersamainya dalam berkegiatan. Bahwa sejak muda, hidupnya digunakan untuk memikirkan persoalan umat, “ ujar H Sudarno Hadi, Ketua Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia (DDII) Jawa Timur periode 2018-2023 dalam sambutannya di Masjid al – Hilal.

Sudarno mengatakan, apapun persoalan umat, almarhum ikut turun tangan. Bahkan ketika tahun 2005, umat Islam di Bosnia dibantai, mantan aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII) ikut menggerakkan masyarakat dan menggalang dana.

“Bahkan beberapa hari menjelang kembali menghadap Allah, beliau masih bertanya urusan keumatan, “ tambahnya.

“Pria kurus kecil itu akhirnya pergi juga hari ini menemui Sang Khaliq yang dicintainya lebih dari apapun. Selama 6 bulan terakhir ini energi psikologisnya terkuras habis. Bukan penyakit yang mempercepat kepergiannya, tapi kekhawatirannya atas nasib umat Islam yang makin terpuruk,” kata  Guru Besar Teknologi Kelautan ITS, Prof Dr Daniel Mohammad Rosyid dalam sebuah pesan di grup Whatsapp. (CK)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here