Yogyakarta Siap Berangkatkan Transmigran ke Bulungan Kaltara

Indonesiainside.id, Yogyakarta – Pemerintah Kota Yogyakarta akan memberangkatkan transmigran ke Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, dalam waktu dekat ini. Pemberangkatan tersebut tinggal menunggu jadwal ke daerah tujuan.

“Semuanya siap. Informasi terakhir yang kami peroleh, jadwal pemberangkatan pada pertengahan November,” kata Kepala Dinas Koperasi UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kota Yogyakarta, Lucy Irawati di Yogyakarta, Jumat (1/11).

Pada tahun ini, ada 10 kepala keluarga asal Kota Yogyakarta yang terdaftar sebagai transmigran. Seluruh calon transmigran sudah memperoleh pembekalan terutama praktik mengolah lahan pertanian sehingga diharapkan bisa segera beradaptasi di lokasi yang baru dan mengolah lahan pertanian yang diberikan.

“Usia calon transmigran yang akan diberangkatkan juga kami usahakan masih berada dalam rentang usia produktif sehingga tetap bisa bekerja dengan maksimal di lokasi penempatan,” katanya.

Sedangkan untuk luas lahan pertanian yang akan diperoleh setiap transmigran, disesuaikan dengan kondisi di daerah tujuan. Namun, biasanya berkisar 2 hektare termasuk untuk rumah.

Setiap transmigran memperoleh uang saku Rp10 juta serta jaminan hidup selama satu tahun berupa bahan kebutuhan pokok. Uang dan bahan kebutuhan pokok tersebut diharapkan bisa memudahkan transmigran beradaptasi di lokasi baru.

Dalam sejarah, transmigrasi sudah dikenal pada masa orde lama. Namun, barulah terdengar gaungnya pada era Soeharto yang menjadi presiden pada tahun 1967, yaitu pada Pelita I sampai VI yang dicanangkan pada 1969. Di masa Pelita tersebutlah, program transmigrasi digencarkan.

“Banyak situs atau peninggalan transmigrasi era Soeharto, dari Aceh sampai Papua berhasil dan berkembang pesat. Mungkin kita semua ingat dengan istilah bedol desa, sejuta gambut, program-program itulah yang begitu populer hingga saat ini,”  ungkap Pramono Budi, Sekretaris Jenderal DPP Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia (PATRI), dilansir Cendana News.

Hasprabu mengatakan, ketika dirinya berkeliling dikawasan dan pemukiman transmigrasi, desa yang sudah maju di antara belantara, ditempati para tokoh dan sesepuh yang sebagian besar sudah menjelma menjadi kecamatan, ibu kota kabupaten dan kota, bahkan ada yang menjadi provinsi baru.

Perubahan tersebut tidak lepas dari peran serta Presiden Soeharto. Ketika menjadi Presiden kedua, sejak 1967 hingga 1997, Presiden Soeharto mendorong pemerataan pembangunan keseluruh pelosok Indonesia. Itulah sebabnya dia diberi gelar Bapak Pembangunan.

Periode antara 1967 hingga 1997, menjadi pelaksanaan pembangunan transmigrasi yang sangat luar biasa pesatnya. “Perjuangan mereka dalam membangun pemukiman hasilnya dapat dinikmati saat ini. Barangkali banyak pula anak-anak transmigran dan masyarakat sekitarnya yang tidak menyadari, bahwa kampung yang didiami saat ini dahulunya pemukiman transmigrasi,” kata Hasprabu. (Aza/Ant)

Berita terkait

Hari Ini 44 Tahun Lalu, Satelit yang Dinamai Palapa oleh Soeharto Pertama Kali Mengangkasa

Indonesiainside.id, Jakarta - Satelit Palapa pertama kali diluncurkan pada 9 Juli 1976, diberi nama Palapa A1, yang sekaligus diperingati sebagai Hari Satelit Palapa. Dikutip dari...

Guncangan Gempa Bumi Jepara Terasa hingga Yogyakarta

Indonesiainside.id, Yogyakarta - Gempa bumi dengan magnitudo 6,1, Selasa (7/7) pagi terjadi di 53 km barat laut Jepara, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), getarannya terasa...

Bedah Kebijakan Fiskal Sejak Kemerdekaan, Sri Mulyani Beber Pencapaian Orde Baru

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bersama sejumlah ekonom merilis buku berjudul "Terobosan Baru Atas Perlambatan Ekonomi". Buku itu menjabarkan tantangan...

Sejarah Haganas: Dulu Rakyat Tinggalkan Keluarga demi Merebut Kemerdekaan

Meski pada 1945 Indonesia telah menyatakan kemerdekaan, situasi bangsa saat itu belum kondusif. Berlakulah wajib militer bagi rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan RI sehingga rakyat...

Permintaan Empon-Empon Kemasan Sangat Tinggi

Indonesiainside.id, Yogyakarta - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), akan mengembangkan industri kecil dan menengah berbahan empon-empon dalam mendorong...

BMKG: Gempa Magnitudo 5,0 di Pacitan, Getaran Sampai Yogyakarta

Indonesiainside.id, Jakarta-- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya gempa bumi bermagnitudo 5,0 terjadi di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Gempa yang terjadi pada...

Gua Kalisuci Dibuka Untuk Umum Mulai Minggu Depan

Indonesiainside.id, Yogyakarta - Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan uji coba pembukaan objek wisata Kalisuci untuk umum pada Senin (22/6). Dispar Gunung Kidul,...

Empat Presiden RI Lahir Juni, Dua Lahir September

Indonesiainside.id, Jakarta - Empat presiden RI ternyata lahir pada bulan Juni. Dua presiden lainnya lahir September, dan satunya, Megawati Soekarnoputri adakah kelahiran Januari. Hari ini,...

Berita terkini

Prabowo Minta Semua Prajurit TNI Melakukan Tes Swab Massal

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto meminta agar semua anggota TNI melakukan tes swab secara massal menyusul munculnya klaster baru penularan Covid-19...
ads3 mekarsari

Tiru Bashar al Assad, YPG/PKK Intimidasi dan Rekrut Paksa 400 Pemuda di Suriah

Indonesiainside.id, Al-Hasakah-- Organisasi teroris YPG/PKK menangkap 400 pemuda dalam sepekan terakhir di provinsi Al-Hasakah, Suriah untuk direkrut ke dalam barisan militer mereka. Kelompok yang...

Pakar Kesehatan: Fakta Menunjukkan Peningkatan Suhu Tak Mampu Kekang Virus Corona

Indonesiainside.id, Diyarbakir/Turki -- Seorang pakar kesehatan mengatakan temperatur yang lebih panas tidak akan membantu memperlambat penyebaran Covid-19. Jika suhu tinggi menghilangkan virus seharusnya  kasus...

Singapura Gelar Pemilu di Tengah Pandemi Covid-19, PM Lee Hsien Loong Berikan Suaranya di TPS

Indonesiainside.id, Singapura - Di tengah suasana pandemi Covid-19, warga Singapura menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum (Pemilu) di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS), Jum'at...

Berita utama

Dianggap Menyesatkan, Media Asing Soroti Menteri Pertanian Indonesia atas Klaim Kalung Anti-Virus Corona

Indonesiainside.id, Jakarta – Ilmuwan Indonesia, Rabu (8/7), membantah klaim Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bahwa kalung yang terbuat dari kayu putih dapat mencegah penularan...

Covid-19 Masih Melonjak, Hari Ini Ada 1.611 Kasus Baru

Indonesiainside.id, Jakarta - Kasus pertambahan Covid-19 terus melonjak dengan kenaikan signifikan. Per hari ini, masih di atas 1.000 kasus. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19,...

Innalillahi, Ditemukan Klaster Baru di Pusdikpom TNI AD Cimahi, 99 Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Cimahi - Wali Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat Ajay M Priyatna membenarkan ada klaster baru penyebaran COVID-19 di Pusat Pendidikan Polisi Militer Angkatan...

Tegas, Pemprov DKI Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan karena Terbitkan KTP Buron Kakap Joko Tjandra

Indonesiainside.id, Jakarta - Lurah Grogol Selatan Asep Subahan dinonaktifkan karena menjalani pemeriksaan terkait penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama buronan 'kakap' Joko Tjandra. "Jadi...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here