Kendalikan Harga Tomat, Pemprov Sulut Lakukan Operasi Pasar Tiga Kali Sehari

Operasi pasar TPID Sulut untuk menekan harga tomat. Foto: kawanuainside

Oleh: Ronald Ginting

Indonesiainside.id, Manado – Saat ini, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Utara fokus menurunkan harga tomat di pasaran. Untuk itu tim melakukan operasi pasar di Pasar Bersehati dan Pasar Pinasungkulan Manado.

Operasi Pasar pada hari ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara Arbonas Hutabarat, dan didampingi Asisten Dua Provinsi Sulawesi Utara Praseno Hadi, dan Kepala Biro Ekonomi Sulut Hanny Wajong.

Stok tomat yang dijual di operasi pasar. Foto: Istimewa
Saat dihubungi Kawanuainside.com, Arbonas Hutabarat membenarkan operasi pasar dilakukan untuk menekan tingginya harga tomat. “Tomatnya dijual dengan harga Rp8.000 per Kilogram (Kg). Kalau di pasar harganya masih Rp12.000 sampai dengan Rp15.000 per Kg,” sebut Arbonas.

Arbonas menambahkan operasi pasar hari ini berlangsung tiga kali. “Pertama pukul 6.00 WITA, kedua pukul 11.00 WITA, dan ketiga pukul 16.00 WITA,” tambahnya.

Asisten Dua Pemprov Sulut Praseno Hadi meminta masyarakat dapat memanfaatkan operasi pasar ini. “Silahkan datang ke tenda operasi pasar yang ada di dua pasar itu,” kata Hadi.

Dia berharap upaya TPID Sulut ini bisa mengintervensi pergerakan harga tomat yang selama ini mengusik tingkat inflasi daerah. “Semoga harganya bisa normal lagi,” tukas Hadi kepada Kawanuainside.com. (RTG/PS)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here