Polisi Lumpuhkan Komplotan Pencuri Komputer Sekolah dengan Timah Panas

4 tersangka pencurian 13 unit komputer di SMKN diringkus. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Kisaran – Polisi meringkus empat tersangka pencurian 13 unit komputer milik SMK Negeri I Bandar Pasir Mandoge di Dusun V Desa Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumut. Keempat tersangka terpaksa dihadiahi timah panas karena berusaha kabur.

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ricky Pripurna Atmaja mengatakan keempat tersangka yakni Iskandar (38), Dedi Susanto (41), Imran (28) dan Nasrun (51). Keempatnya merupakan warga Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.

“Benar, keempat tersangka diringkus Senin (9/12) sore. Keempat tersangka kita lumpuhkan karena berusaha kabur,” kata AKP Ricky Pripurna, Selasa (10/12).

Pencurian yang dilakukan keempat tersangka terjadi pada Rabu (2/12) sekira pukul 09.45 Wib. Keempatnya mencongkel pintu jendela SMK Negeri 1 Bandar Pasir Mandoge dan membawa kabur 13 unit komputer milik sekolah tersebut.

Barang hasil curian itu lalu dibawa menggunakan Toyota Avanza warna hitam BK.1715 JM. Semua barang hasil curian itu dikumpulkan di rumah tersangka Iskandar di Jalan Williem Iskandar Kisaran.

Kemudian mereka berangkat ke Medan untuk menjual semua barang hasil curiannya kepada Budi yang merupakan penadah. Komputer itu dijual Rp800 ribu per unit. Polisi yang mendapat laporan soal pencurian itu langsung melakukan olah TKP hingga didapatkan ciri serta identitas tersangka.

“Kemudian tersangka Iskandar berhasil dibekuk di rumahnya. Lalu tiga tersangka lainnya diringkus. Saat akan dilakukan pengembangan, mereka mencoba kabur sehingga terpaksa dilakukan penindakan tegas dan terukur,” jelasnya.

Ditambahkannya keempat tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 3,4 dan 5 dari KUH Pidana tentang Pencurian dengan Pemberatan.

“Semua tersangka sudah diamankan dan ditahan di Rumah Tahanan Polisi Polres Asahan, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya (Far/PS)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here