60 KK Mengungsi, 20 Rumah Rusak dan Dua Korban Meninggal

Banjir lumpur di Desa Pangana Bolapapu, Kulawi, dan Suhu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis malam (12/12). Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Ahmad mengatakan sebanyak 60 kepala keluarga (KK) mengungsi akibat banjir bandang di Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi. Peristiwa terjadi sekitar pukuk 19.30 Wita.

Ahmad menguraikan, banjir bandang juga merusak 20 unit rumah, menurut data sementara. Banjir dipicu curah hujan dengan intensitas tinggi.

Banjir bandang dilaporkan menelan dua korban jiwa. Keduanya adalah ayah dan anak atas nama Yan Cristison Mambareh usia 51 tahun dan Rezky Bambarehi usia 8 tahun.

“Tim Respons Cepat BPBD Kabupaten Sigi melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait,” kata Ahmad dalam keterangannya, Kamis (12/12) malam.

Banjir bandang terjadi di Desa Bolpapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BPNP, Agus Wibowo mengatakan, saat ini semua warga yang terdampak banjir lumpur telah mengungsi di hunian sementara (huntara) lapangan dusun 3 dan disekolah SD BK Bolapapu.

Aparat desa setempat, Jul mengatakan banjir bandang diduga dipicu dari derasanya curah hujan di pegunungan. Ditambag, hujan juga sempat turun di desa itu. “Bukan lumpur, banjir bandang ini, Pak, parah sekali. Dampaknya batu kan masuk ke rumah warga batu-batu besar,” ujarnya saat dihubungi Indonesiainside.id, Kamis (12/12) malam. (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here