Karyawan Meninggal Terlumat Mesin, Polisi: Tak Ada Saksi Saat Korban Jatuh

Ilustrasi - Seorang pekerja melakukan penyortiran kertas di pabrik PT Indah Kiat Pulp and Paper (Tbk) Perawang Mills di Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Foto: ANTARA

Indonesiainside.id, Pekanbaru – Kepolisian hingga kini masih menyelidiki terkait kecelakaan kerja yang terjadi di PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) pada Selasa (10/12) dini hari lalu. Sejumlah saksi juga telah diperiksa untuk mengetahui penyebab kecelakaan kerja tersebut.

Paur Humas Polres Siak, Bripka Dede Prayoga mengatakan, pihaknya telah memeriksa tiga orang karyawan perusahaan kertas yang berada di wilayah Kecamatan Perawang, Kabupaten Siak, Riau itu. Ketiganya diperiksa sebagai saksi.

“Saksi yang sudah kita periksa, yang jelas rekan korban yang saat itu masuk malam, sama mandornya, ada tiga orang,” ungkap Dede kepada Indonesiainside.id, Kamis (12/12).

Dede mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan, untuk mengetahui pasti apa yang menyebabkan korban terjatuh dan masuk ke dalam mesin penghancur kayu. “Ini masih diselidiki. Prosesnya masih jalan,” kata Dede.

Dia mengatakan bahwa yang menjadi kendala dengan penyelidikan ini adalah, tidak adanya saksi mata yang melihat langsung ketika korban terjatuh ke dalam mesin penghancur kayu.

“Jadi untuk penyebabnya belum diketahui. Apa penyebab dia jatuh (ke dalam mesin penggiling). Sekarang ini kan masih menduga-duga, belum tahu pasti. Karena dia bekerja sendiri, jadi penyebab dia jatuh itu tidak ada yang tahu,” tutupnya.

Seperti diinformasikan sebelumnya, korban pada Senin (9/12) malam, mulai bekerja sekitar pukul 23.00 WIB. Namun tidak lama kemudian, teman korban melihat bahwa korban hilang, karena tidak berasa di posisi kerjanya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here