Merenggut Korban Jiwa, Kecelakaan Kerja di PT IKPP Ternyata Terjadi Juga di 2010

PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) di Kabupaten Siak, Riau. Foto: istimewa

Indonesiainside.id, Pekanbaru – Manajemen PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) membenarkan peristiwa pecahnya tangki berisi bahan kimia hingga menyebabkan sejumlah karyawan meninggal dunia pada 2010 lalu. Itu diungkapkan oleh Humas PT IKPP, Armadi saat dikonfirmasi Indonesiainside.id. Dia tidak menampik adanya peristiwa tersebut.

“Memang ada tangki yang pecah. Tapi seperti yang diberitakan ada sekian orang meninggal, tidak seperti itu,” ujar Armadi membenarkan. Dia juga membenarkan ada sejumlah karyawan yang meninggal Duni akibat peristiwa tersebut. Namun dia membantah bila korban jiwa sampai lebih dari 10 orang. “Iya, ada (korban jiwa),”

Seperti informasi yang didapat Indonesiainside.id sebelumnya, salah seorang mantan karyawan PT IKPP, yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, bahwa pada tahun 2010, sempat terjadi peristiwa mengerikan di PT IKPP. Dimana tangki berisi Black Liquer (BL), yang merupakan bahan kimia, hasil dari rebusan kayu dengan suhu yang sangat panas pecah dan mengenai sejumlah karyawan hingga meninggal dunia. Dia menyebutkan bahwa terdapat 12 orang karyawan meninggal dunia akibat peristiwa itu. Salah satu korban bahkan teman dekatnya.

“Waktu tahun 2010 atau 2011 itu, teman kerja saya tersiram cairan BL (Black Liquer). Waktu itu ada 12 orang yang meninggal. Itu teman dekat saya yang jadi korban. BL itu cairan limbah hasil rebusan kayu. Limbah itu diproses lagi untuk dijadikan bahan bakar boiler. Waktu itu tangki tempat BL itu roboh. Tangki itu isinya ada ribuan liter. Dan BL itu suhunya lebih dari 100 derajat (Celcius),” jelasnya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here