Aniaya Sesama Turis, 2 Perempuan Asal Kenya Dihukum 7 Bulan Penjara

Dua terdakwa sebelum menjalani sidang putusan di PN Denpasar. Foto: Hari Santosa / Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Denpasar – Hakim Pengadilan Negeri Denpasar memutus hukuman selama 7 bulan penjara terhadap dua orang warga negara Kenya bernama Ruth Berly A Tieno (22), dan Lorine Namelok Sale (22). Keduanya diadili dalam kasus penyerangan terhadap seorang wanita bernama Joaninha Maria Graciet Verdial Vieira, turis asal Timor Leste saat tengah berlibur di Kuta.

“Menghukum terdakwa pidana penjara selama tujuh bulan dikurangi masa penahanan,” kata hakim Kony Hartanto, di ruang sidang Kartika, PN Denpasar.

Jaksa I Nyoman Triarta Kurniawan,SH yang sebelumnya menuntut kedua terdakwa hukuman 10 bulan penjara, menyatakan menerima. Hal senada juga disampaikan kedua wanita asal Kenya, ini melalui penerjemahnya.

Sebelumnya Penganiayaan itu terjadi Senin, 5 Agustus 2019 sekira Pukul 02.30 Wita bertempat di depan Bar Seven Jalan Popies II, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung.

Korban saat itu bersama adiknya yang bernama Maria Cristina Lemos tengah menikmati hiburan malam di Engine Room, Kuta. Saat perjalanan kembali menuju Hotel dicegat oleh kedua terdakwa di Jalan Popies II, Kuta.

“Terdakwa Ruth Berly memegang kedua tangan saksi dan mengatakan “Do you now Lionel, where’s him now?” yang artinya “kamu tau lionel?… dimana dia sekarang?” langsung saksi menjawab “Lionel is Timor” yang artinya “Lionel di Timor,”kata Jaksa membaca dakwaan di depan majelis hakim

Dari cekcok ini kemudian berujung dengan penganiayaan yang menimpa korban. Kasus ini kemudian dilaporkan ke kepolisian. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here