Warga Bogor Wafat Ketika Hendak Salat Jenazah

Ilustrasi. Foto:bs-travel

Indonesiainside.id, Bogor – Umur adalah rahasia Allah SWT, manusia tidak pernah tahu kapan waktu itu berakhir. Hal inilah yang terjadi di Bogor kemarin, Senin(20/1). Seorang jamaah yang hendak menyalatkan jenazah, namun ikut wafat sesaat sebelum salat jenazah dilakukan.

Salim Muhamad (66), warga Cibungbulang, Kabupaten Bogor wafat saat Salat Magrib berjamaah, jelang menyalatkan jenazah almarhum Dewan Penasehat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, KH Nu’man Istikhori di Masjid Pondok Pesantren (Ponpes) Darut Tafsir, Ciampea Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin malam (20/1).

“Tiba-tiba jatuh gak sadarkan diri pas baru mulai rakaat pertama Salat Magrib, sebelum Salat Jenazah,” ujar Sekretaris MUI Kabupaten Bogor, Saepudin Muhtar di Bogor, Selasa (21/1).

Pria yang akrab disapa Gus Udin itu menyaksikan langsung peristiwa itu, ketika hendak Salat Magrib berjamaah dan kebetulan dia berada dua saf di belakang Salim.

Menurutnya, saat itu Salim baru pada gerakan pertama salat, kemudian tiba-tiba terjatuh sehingga membuat sebagian jamaah di belakangnya mengangkat Salim keluar dari area Masjid dan salat berjamaah tetap berlangsung.

Salim yang dalam kondisi tak sadarkan diri sempat dilarikan ke Rumah Sakit Karya Bhakti Pratiwi Dramaga menggunakan mobil. Tapi, sayangnya petugas medis di rumah sakit tersebut memastikan bahwa Salim telah wafat.

“Setelah dari rumah sakit, almarhum langsung dibawa ke rumah duka di wilayah Galuga, Kecamatan Cibungbulang,” kata Gus Udin.

Ia menuturkan, almarhum sempat berbincang dengan dirinya saat sama-sama bertakziah di rumah duka Pimpinan Ponpes Darut Tafsir. Ketika berbincang, Salim nampak bugar, tak terlihat seperti orang sedang sakit.

Gus Udin mengatakan, jenazah KH Nu’man Istikhori dimakamkan pada Senin malam setelah disemayamkan sejak sore hari, sedangkan jenazah Salim dimakamkan Selasa pagi ini.(EP/ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here