Anggota DPRD Sarmi Terpilih Jadi Tersangka Pemilik Ijazah Palsu

Ilustrasi ijazah palsu. Foto: ANTARA

Indonesiainside.id, Jayapura – Penyidik Satuan Reskrim Polres Sarmi menetapkan seorang anggota DPRD Sarmi terpilih berinisial Ch sebagai tersangka kasus dugaan ijazah palsu saat Pemilihan Legislatif 2019 lalu.  Kasat Reskrim Polres Sarmi, Iptu Muhammad Lalang saat dihubungi melalui sambungan telepon dari Jayapura, Jumat (24/1), membenarkan penetapan anggota legislatif terpilih di Kabupaten Sarmi berinisial Ch atas dugaan penggunaan ijazah palsu dalam Pileg 2019.

Selain menetapkan seorang anggota legislatif terpilih, Polres Sarmi juga menetapkan terduga pembuat ijazah palsu milik tersangka Ch. “Ada dua tersangka yang kami tetapkan, yakni pengguna ijazah palsu berinisial Ch dan pembuat ijazah palsu berinisial OG,” terang Lalang.

Lalang menambahkan, pihaknya tengah menjadwalkan pemanggilan kedua tersangka untuk pemeriksaan dalam kasus tersebut. “Kami masih melakukan proses penyidikan dan ada dua alat bukti. Kami akan panggil keduanya dalam waktu dekat ini,” katanya.

Kuasa Hukum pelapor kasus tersebut, Yulianto mengapresiasi Polres Sarmi dalam penyelidikan kasus dugaan ijazah palsu saat Pileg 2019. Dia pun menganjurkan aparat mempercepat pemberkasan agar dapat segera dilimpahkan ke kejaksaan.

“Semakin cepat semakin bagus, karena putusan inkrah dari pengadilan nanti sangat penting untuk kepentingan klien saya. Apalagi anggota dewan terpilih di Sarmi ini akan dilantik dalam waktu dekat,” kata Yulianto. (PS)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here