KNKT Ungkap Penyebab Kecelakaan Bus di Subang

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportadi (KNKT) Soerjanto Tjahjono. Foto: M Zubair/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono, membeberkan alasan di balik kecelakaan nahas bus pariwisata dengan nomor polisi E 7508 W yang mengangkut 83 penumpang.

Kecelakaan tersebut terjadi pada tanggal 18 Januari 2020 dengan membawa penumpang yang sebagian besar ibu-ibu kader posyandu dari Puskesmas Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat. Ssebelum kecelakaan, bus tersebut berhenti dan pengemudi memeriksa roda.

“Bus turun dari Tangkuban Perahu ke arah Subang dengan kecepatan cukup tinggi,” ucapnya ditemui di Kementerian Perhubungan, Jumat (24/1).

Selain itu, menurut penuturan korban selamat, penumpang sempat mengingatkan sopir untuk berjalan pelan. Pada saat tersebut, penumpang diketahui sedang berkaraoke.

“Saya menyayangkan karena bus tanpa dilengkapi sabuk keselamatan di setiap kursinya,” kata Soerjanto.

Dia juga mengungkap data lain terkait kondisi kendaraan. Soerjanto mengatakan adanya tekanan tinggi pada selang non metal pada kendaraan, dimana itu menyebabkan supply angin pada tabung angin menjadi berkurang.

“Mobil bus juga mengalami perubahan daya angkut sejak tahun 2011,” imbuh dia.

Soerjanto menyayangkan kondisi jalanan di sekitar kecelakaan. Di mana dia mengungkap sekitar 150 meter sebelum lokasi kejadian, terdapat turunan dan tikungan ke arah kanan yang terdapat tiang listrik.

“Itu dapat membahayakan apabila terdapat kendaraan yang keluar jalur,” jelas dia. (Aza)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here