Raup Puluhan Juta dari Membegal, 14 Pelajar Terancam 9 Tahun Penjara

Polresta mengamankan 14 begal
Polresta mengamankan 14 begal. Foto: istimewa

Indonesiainside.id, Denpasar – 14 pelajar geng dongki yang terlibat aksi begal dijerat pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang ancaman hukumannya 9 tahun penjara. Dan mereka pun juga dijebloskan ke tahanan.

“Selama menjalani proses hukum, mereka mendapat pendampingan dari Bapas dan orang tuanya,”kata Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan, Jumat (24/1).

Tersangka berinisial JDKP (14), IGKD (16), DPP (17), KAB (15) IGYP (15) GM (15) KA (14) KBM (13) MRS (16) IGM (14) IGKMP (17) SAS (15) IPBWPP (14) IGBRPS (16) merupakan pelajar SMA dan SMK swasta serta satu orang masih duduk di bangku SMP. “Mereka sudah beraksi di 5 TKP dan uang yang sudah terkumpul sebesar Rp 35 juta dipakai untuk foya-foya,”ungkapnya.

Bagaimana rekrutmen geng dongki ini ? Ruddi menyampaikan berawal dari kumpul-kumpul kemudian merencanakan aksi begal dengan sasarann handphone untuk selanjutnya dijual. “Mereka sudah ikut geng dongki selama enam bulan dan memiliki kartu anggota,”ujar Ruddi sembari membeberkan kartu keanggoataan para tersangka.

Disinggung latar belakang keluarga, Ruddi Setiawan menyampaikan tidak ada permasalahan. Para orang tua mereka kaget dan tidak menyangka anak-anaknya melakukan tindakal kriminial karena selama ini beralasan keluar malam untuk belajar kelompok.

Perwira melati tiga ini meminta kepada sekolah lebih mendidik siswanya agar lebih baik lagi dan tidak terjerumus ke tindakan kriminalitas. Begitu juga para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya saat keluar malam mengendarai sepeda motor. “Beberapa dari pelaku badannya ditato. saya heran besarnya mau jadi apa mereka ?. Ini sudah ada bibit-bibit preman,”tandasnya.

Mantan Kapolres Metro Penjaringan Jakarta Utara ini membeberkan barang bukti 20 handphone dan delapan sepeda motor. (PS)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here