Antisipasi Virus Corona, Dinas Kesehatan Papua Siapkan Pakaian Khusus

Ilustrasi pakaian khusus penanganan pasien terjangkit virus corona. Foto: cbc

Indonesiainside.id, Jayapura – Dinas Kesehatan Provinsi Papua telah melakukan berbagai langkah antisipasi penyebaran virus corona ke Papua yang kini tengah mewabah di Kota Wuhan, Cina. 29 pakaian khusus pun telah disediakan untuk penanganan pasien suspect virus corona di Papua.

Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Papua, Aron Rumainum saat dihubungi memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit di Papua, termasuk 29 pakaian khusus seperti astronot untuk penanganan pasien suspect corona.

“Pakaian ini akan didrop ke RSUD Dok 2 Jayapura. Kami juga sudah memiliki Litbang Biomedis yang akan digunakan untuk mengkonfirmasi sampel pasien yang dicurigai terkena virus corona, sebelum dikirim ke laboratorium di luar Papua,” kata Aron.

Selain menyiapkan fasilitas, Dinas Kesehatan Papua telah memasang alat thermal scan di Bandara wilayah setempat untuk mengantisipasi masuknya virus corona di Papua. “Bandara di Biak dan Merauke sudah terpasang thermal scan, sementara untuk Bandara Sentani di Kabupaten Jayapura masih menunggu alatnya tiba,” terangnya.

Soal informasi adanya pasien suspect virus corona di Jayapua, Aron memastikan informasi yang beredar di media sosial tentang adanya pasien yang terjangkit virus corona di RSUD Dok II Jayapura adalah hoaks atau berita bohong.  “Dari pemberitaan itu kan ada 2.000 lebih warga yang terkena virus corona dan 56 di antaranya yang meninggal. Rata-rata yang meninggal ini usianya 40 tahun ke atas, itu juga dengan penyakit penyerta seperti jatung atau diabetes dan usia tua juga. Jadi masyarakat tak perlu khawatir,” kata Aron.

Menurut Aron, Dinas Kesehatan Papua saat ini terus melakukan pemantauan virus corona bersama lintas sektoral di Papua. Namun sejauh ini, belum ada laporan sebagaimana yang tersebar di media sosial.
“Kita punya grup khusus yang melibatkan lintas sektor di Papua untuk berkoordinasi terkait virus corona ini. Kalau ada indikasi seperti itu, kita pasti tahu dan tidak mungkin ditutup-tutupi,” tutur Aron.

Dia pun meminta masyarakat di Papua tak khawatir berlebihan soal virus corona tersebut, namun tetap waspada. Misalnya, menggunakan masker jika batuk dan bersin serta mencuci tangan menggunakan sabun di air yang mengalir. (PS)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here