Pemprov Kembali Mengirim Uang ke Mahasiswa Aceh di Wuhan

Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri (tengah). Foto: Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Banda Aceh – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh kembali menyalurkan bantuan dana untuk para mahasiswa Aceh yang sedang terisolasi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, akibat wabah virus corona. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Aceh, Alhudri menjelaskan jumlah dana yang dikirim ke rekening Alfi Rian Tamara, salah seorang mahasiswa Aceh di Wuhan sebesar Rp50 juta.

“Hari ini kita kirimkan 50 juta lagi setelah yang pertama sudah 50 juta, ini akan digunakan untuk ke-12 mahasiswa Aceh di sana,” kata Alhudri saat ditemui wartawan di Kantor Dinsos Aceh, Kota Banda Aceh, Rabu (291/).

Kata Alhudri, dana tersebut akan digunakan oleh para mahasiswa di Wuhan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka, seperti makanan dan lainnya. “Di samping itu kita mendengar untuk ketersediaan logistik berada tidak jauh dari tempat mereka tinggal, hanya sekitar 200 meter, cukup dengan berjalan kaki,” katanya.

Hingga saat ini tercatat ada 20 mahasiswa Aceh yang sedang berada di negeri tirai bambu tersebut. Namun, 12 diantaranya masih bertahan di Wuhan, kawasan sumber virus corona.

Para mahasiswa belum dapat kembali setelah Pemerintah Wuhan menutup semua jaringan transportasi perkotaan dan menangguhkan penerbangan keluar dari kota itu terhitung sejak Kamis (23/1) pukul 10 pagi waktu setempat.

Seperti diketahui, jumlah korban tewas akibat infeksi virus corona terus bertambah. Hingga siang ini (29/1), tak kurang dari 132 orang penduduk Cina dipastikan meninggal. Beberapa kantor berita asing mewartakan, perkembangan jumlah korban virus corona berjalan begitu cepat.

Pertama kali ditemukannya virus corona memang di wilayah Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina. Provinsi ini sekarang bak kota mati. Warga setempat lebih banyak menjalankan aktivitas di dalam rumah, kecuali petugas keamanan dan kesehatan.

Pemerintah Cina melaporkan, secara keseluruhan ada 4.275 kasus virus corona yang tersebar di pelbagai wilayah negaranya. Ada 60 pasien yang dikabarkan telah sembuh. Mereka diperbolehkan pulang dari rumah sakit meski tetap dalam pengawasan. (PS)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here