Tata Kembali Kualitas Pariwisata, Ini yang Dilakukan Bali

Objek Wisata Pura Ulun Danu Bedugul di Bali. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Denpasar – Pemprov Bali menggelar program legislasi nasional (Prolegnas) tahun 2020. Terungkap dalam program ini ada sejumlah hal yang dilakukan untuk menata kembali kualitas pariwisata di Bali.

Dalam acara yang digelar di Gedung Rektorat Universitas Udayana, Jimbaran kemarin ini, Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan Bali wilayahnya kecil, penduduknya pun hanya 4,2 juta jiwa. “Melalui visi Nangun sat kerthi loka Bali yang kami canangkan dengan beberapa bidang prioritas, kami sedang giat menata ulang pondasi pembangunan Bali melalui langkah yang fundamental dan komprehensif,” terangnya.

Menurutnya, Bali belakangan sedang mengalami perubahan drastis, penurunan kualitas di berbagai bidang, sehingga harus ditata ulang agar taksunya atau auranya kata dia tetap kuat.

“Ini penting untuk menjaga citra dan kualitas Bali sebagai destinasi dunia, dengan salah satu prioritasnya adalah pembagunan di bidang lingkungan,” imbuhnya.

Kebijakan yang diambil seperti Pergub pembatasan sampah plastik. “Kita sudah bisa Zero plastik, di hotel, supermarket, dan tempat wisata. Lima duta besar datang dan mengapresiasi kebijakan tersebut dan menyatakan ingin meniru Bali,” urainya.

Dilanjutkan pula dengan kebijakan Bali energi bersih dan penggunaan kendaraan motor listrik berbasis baterai. “Kita akan jalankan satu per satu. Begitu pula dengan pengolahan sampah berbasis sumber. Juga kebijakan budaya, guna memperkuat budaya dan adat tradisi. Bali hanya punya budaya. Tak punya gas, emas, perak. Harus tegak betul budaya di Bali sebagai satu-satunya kekayaan,” ungkapnya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here