Bali Tunggu Instruksi Pusat untuk Melarang Turis Korsel Masuk

Ilustrasi turis asal Cina. Foto: chinesetouristagency

Indonesiainside.is, Denpasar – Korea Selatan telah menetapkan status siaga terkait virus corona di negeri ginseng itu. Meski demikian, Bali belum ada rencana untuk membatasi kunjungan wisatawan mancanegara asal Negeri Gingseng tersebut.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, Bali menunggu keputusan Pemerintah Pusat terkait itu.

“Kami Bali kan bagian dari Indonesia, kemudian apa yang terjadi dengan Tiongkok kita ikuti (pembatasan akses WN China ke Bali). Nah, sementara ini belum ada kebijakan dari pusat soal Korsel,” kata Cok Ace, Rabu (26/2) kemarin.

Meski demikian, Bali tetap waspada dengan meminta warga, pelaku pariwisata, objek wisata dan hotel-hotel menjaga kebersihan.

Sebelumnya diberitakan, Kadis Pariwisata Bali Putu Astawa mengatakan kunjungan wisman Korea Selatan belum terdampak Virus Corona atau Covid-19. Sebagaimana diketahui, Korsel telah menetapkan status tertinggi terkait wabah virus corona.

“Kunjungan Wisman dari Korsel ke Bali belum berdampak meski di sana lagi marak kasus Corona juga,” kata Astawa.

Astawa sangat berharap wisman Korsel tak akan mengalami dampak. Sebab Bali sudah cukup terpukul dengan kosongnya wisatawan asal China.

Ia menyebut, dalam setahun 200.000 turis Korsel berkunjung ke Bali. Artinya tiap bulan mereka sekitar 12.000-15.000.

Sementara itu data pada tahun 2019 ada 250.000 kunjungan turis Korsel ke Bali. Jumlah itu meningkat dari 153.000 pada 2018. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here