Pendeta Cabul di Surabaya Ditangkap Polisi saat Hendak Kabur ke Amerika

pencabulan anak
Ilustrasi Pencabulan Anak. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Surabaya – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menangkap dan menahan pendeta berinisial HL. Sang pendeta ditangkap setelah ditetapkan sebagai tersangka pelaku pencabulan terhadap jemaatnya yang masih di bawah umur.

“Pendeta HL telah diperiksa dua kali. Saat ini ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan,” ujar Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan, di Surabaya, Senin (9/3).

Kapolda mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) mewajibkan tersangka untuk wajib lapor ke Polda Jatim. Namun, kata dia, setelah pulang dari Polda Jatim, tersangka HL malah mengubah pelat nomor mobil dan nomor ponsel miliknya.

Selain itu, Luki juga menyampaikan bahwa tersangka juga diindikasi akan kabur ke Amerika Serikat (AS) dengan dalih mengisi ceramah. Polisi pun akhirnya menangkap pelaku sebelum kabur ke luar negeri di rumah temannya di kawasan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (7/3).

Dugaan pencabulan oleh pendeta salah satu gereja besar di Surabaya ini sesuai dengan laporan polisi bernomor LP: LPB/155/II/2020/UM/SPKT tertanggal 20 Februari 2020. Kapolda menegaskan, perbuatan pencabulan tersangka kepada korban tidak ada dasar suka sama suka.

Dia menyebut perbuatan itu selain ancaman juga ada pemaksaan, cenderung ke pemerkosaan. “Yang jelas dilakukan semuanya paksaan tidak ada suka sama suka,” kata jenderal polisi bintang dua tersebut.

Dirresrkrimsus Polda Jatim, Kombes Pol R Pitra Andrias Ratulangie mengungkapkan, tersangka HL melakukan perbuatannya di kompleks gereja kawasan Embong Sawo, Surabaya. Korban, dicabuli sejak tahun 2005 hingga 2011 ketika menginjak usia 12-18 tahun.

“Selama itu pula korban acap kali mendapat ancaman. Pokoknya ada ancaman terhadap anak-anak, jangan ngomong orang tua termasuk kepada suamimu nanti,” ungkapnya.

Selain menangkap tersangka, Polda juga menangani korban, IW. Dia mendapat pendampingan berupa pemulihan trauma. (AIJ/Ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here