Pemkab Sikka NTT Laporkan 1.255 Kasus DBD

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo (kiri) melihat secara langsung kondisi pasien DBD. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Maumere – Pemerintah Kabupaten Sikka melaporkan jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di daerah itu sebanyak 1.255 kasus. Data tersebut dirilis pada Kamis (12/3), pukul 16.00 Wita.

“Sampai dengan saat ini jumlah kasus DBD di Kabupaten Sikka sudah bertambah lagi menjadi 1.255 kasus. Artinya telah terjadi penambahan 21 kasus,” kata Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo di Maumere.

Angka kematian akibat DBD, kata dia, 14 kasus, tetapi angka pasien yang dirawat di tiga rumah sakit di kabupaten itu, yakni RSUD T.C. Hillers, RS Kewapante, dan RS Lela mengalami kenaikan 101 orang, setelah ada penambahan satu pasien dirawat di RS Lela.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka mencatat 68 pasien dirawat di RSUD T.C. Hillers, RS Kewapante 29 orang, dan RS Lela satu orang.

Namun, sampai dengan pukul 16.00 Wita, jumlah pasien yang dirawat di RS Lela bertambah satu orang sehingga menjadi 101 pasien untuk seluruh wilayah kabupaten itu.

Dari 101 pasien yang dirawat itu, 80 anak-anak dan 21 orang dewasa.

“Kita berharap agar tak ada penambahan lagi untuk kasus meninggal akibat DBD ini. Dokter kita dan perawat kita juga sudah bekerja dengan maksimal,” ujar dia.

Ia mengatakan dari 21 kecamatan di kabupaten itu, semuanya sudah terjangkit virus yang berbahaya tersebut sehingga berbagai cara dilakukan agar DBD tidak lagi memakan korban.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here