Maret Ini, BNI Wilayah Manado Pastikan 1.500 QRIS Siap Digunakan

Petinggi BI Sulut dan Kanwil BNI Manado bersatu di Pekan QRIS Nasional 2020. Foto: Ronald Ginting/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Manado – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Wilayah Manado sangat mendukung implementasi sistem pembayaran Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) untuk menyeragamkan sistem pembayaran di Indonesia. Head of Region Kanwil BNI Manado Koko Prawira Butar-butar menuturkan, sebagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP), BNI Kanwil Manado sudah menyiapkan 1.500 QRIS dan pada bulan ini sudah bisa digunakan semuanya.

“Ada sebanyak 3.446 tenan yang tadinya menggunakan LinkAja akan beralih ke QRIS. Hal ini bentuk implementasi QRIS kami saat ini,” jelas Koko dalam acara Pekan QRIS Nasional 2020, di Jangkar Sandar, Kamis (12/3). Ia mengatakan BNI kini gencar mensosialisasikan fungsi dan kemudahan bertransaksi dengan QRIS. “QRIS pastinya memudahkan transaksi. Kemudian lebih aman dan efisien, serta kita bisa terhindar dari uang palsu,” tambah Koko dengan nada optimis.

Kepala Divisi Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah BI Sulut Haratua Panggabean memaparkan di era digitalisasi, transaksi semakin mudah. Apalagi sudah banyak aplikasi pendukungnya.

Namun, pembayaran yang cepat ini belum menjamin keamanan prosesnya. “Karena itu BI mengeluarkan QRIS. Yang sebelumnya setiap aplikasi memiliki masing-masing barcode, kini disatukan barcodenya dengan QRIS. Saya pastikan transaksi masyarakat lebih efisien, aman, dan lebih mudah,” imbuh Haratua.

Kewajiban menggunakan QRIS, kata Haratua, merupakan wujud kedaulatan Rupiah itu sendiri. Dia meyakini QRIS mampu mendorong efisiensi transaksi ekonomi, non tunai dan inkluasi keuangan serta membantu UMKM. BI mengharapkan Pekan QRIS Nasional ini bisa didukung oleh semua PJSP serta merchant yang ada. “BI sudah siap. Kita harapkan perbankan dan merchant juga siap,” sebut dia.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here