Pengadilan Tinggi Potong Separuh Hukuman Mantan Wagub Bali

Ketut Sudikerta setelah menjalani sidang di PN Denpasar. Foto: Dok/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Denpasar – Hukuman yang dijalani oleh Mantan Wakil Gubernur (Wagub) Bali I Ketut Sudikerta menjadi lebih ringan setelah upaya bandingnya di Pengadilan Tinggi membuahkan hasil yang cukup maksimal. Dalam putusan ini mantan petinggi Partai Golkar Bali ini dihukum 6 tahun dari hukuman awal di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar selama 12 tahun.

Menanggai putusan di PT Denpasar, Tim Jaksa dari Kejaksaan Tinggi Bali, Eddy Artha,SH menyatakan akan mengajukan kasasi. Dalam putusan itu, Majelis hakim Pengadilan Tinggi Denpasar, tetap menyatakan terdakwa Sudikerta bersalah. Namun, majelis hakim di PT Denpasar tidaklah sependapat dengan putusan yang diketok palu pihak PN Denpasar.

“Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Memutuskan terdakwa Ketut Sudikerta hukuman pidana penjara selama 6 tahun dan Menetapkan terdakwa tetap berada dalam tahanan,” bunyi putusan banding PT Denpasar, Jumat (13/3).

Sudikerta juga didenda sebesar Rp500 juta, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama empat bulan.

Sebelumnya pada Desember lalu Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar pimpinan Esthar Oktavi, menjatuhkan vonis 12 tahun kepada Sudikerta yang juga mantan Wakil Bupati Badung dua periode itu.

Majelis hakim dalam amar putusannya menyatakan terdakwa Sudikerta terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang penipuan.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here