Satu PDP Covid-19 di Kota Sorong Meninggal

Ilustrasi. Foto: abcnews

Indonesiainside.id, Sorong – Seorang wanita berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) covid-19 meninggal saat menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah Sele Be Solu, Sorong, Papua Barat, Kamis (26/3) pagi.
Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Sorong pukul 14.30 WIT, tujuh orang warga di Kota Sorong telah berstatus PDP Covid-19. Empat pasien masih menjalani isolasi, dua pasien telah dipulangkan dan satu pasien meninggal dunia.

Sementara itu total 13 sampel masih dalam proses pemeriksaan di laboratorium. Namun, sampai saat ini belum ada pasien yang dinyatakan negatif atau positif Covid-19. Sementara warga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 33 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Rudy Laku mengatakan, jenazah pasien tersebut telah dimakamkan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat.
“PDP yang meninggal ini adalah pasien dengan kode 04 yang dirawat di RSUD Sele Be Solu sejak 21 Maret, ” terang Rudy, Kamis sore.

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sorong masih menunggu hasil pemeriksaan sampel pasien tersebut. “Sampel sudah dikirim ke Jakarta dan belum diketahui apakah positif atau negatif Covid-19,” kata Rudy.

Pasien dengan kode 04 ini pernah kontak dengan orang tuanya yang baru kembali umroh dari Arab Saudi. Bahkan salah satu orang tua pasien tersebut telah berstatus Pasien Dalam Pengawasan di RSUD Sele Be Solu.
Tiga dari tujuh rumah sakit telah disiapkan menjadi rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kota Sorong. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here