Balikpapan Zona Merah, 15 Orang Terinfeksi, Berstatus Kota Transmisi Covid-19

Kota Balikpapan kini ditetapkan sebagai kota transmisi pembawa virus Covid-19 setelah dua orang terkonfirmasi positif, ternyata tidak melakukan perjalanan ke luar Kaltim ataupun kontak dengan pasien lainnya

Indonesiainside.id, Samarinda – Kota Balikpapan, di Kalimantan Timur, kini berstatus zona merah dengan jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 15 orang.

Hal tersebut diungkapkan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak, saat rilis harian perkembangan Covid-19 di Kaltim yang digelar di aula Dinkes Kaltim, pada Rabu sore 91/4).

“Kenapa Balikpapan menjadi kota transmisi Covid-19, karena ada dua kasus pasien positif Civid-19 yang tidak melakukan perjalanan ke luar kota dan tidak memiliki riwayat kontak dengan pasien ODP (Orang Dalam Pemantauan) ataupun PDP (Pasien Dalam Pengawasan),” ujarnya.

Seperti yang dijelaskan dalam rilis hari ini (Rabu/1/4/2020), Andi Ishak mengatakan jika ada dua dari tiga kasus terkonfirmasi positif asal Balikpapan, namun tidak tertular dari daerah Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, ataupun Denpasar.

Seorang terkonfirmasi positif berkode Bpn-13, laki-laki (50 th) memang memiliki riwayat perjalanan dari Tasikmalaya-Jakarta-Balikpapan, menghadiri acara keluarga.

Sementara seorang lainnya berkode Bpn-14, laki-laki (26 th) adalah pasien yang berstatus positif namun tidak ada riwayat perjalanan. Yang bersangkutan, jelas Andi hanya bertemu dengan orang tuanya yang baru melakukan perjalanan dari Lampung-Jakarta-Balikpapan.

Sedangkan seorang lainnya yang berkode Bpn-15, laki-laki (65 Th) ditetapkan sebagai pasien positif namun tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar Kaltim ataupun kontak dengan pasien manapun.

“Jadi tidak ada riwayat perjalanan dan tidak jelas juga kontak erat dengan pasien terkonfirmasi ODP maupun PDP lainnya. Tidak ada. Hasil foto toraxnya menggambarkan pneumonia. Itu ciri dari Covid-19 dan hasil swap terkonfirmasi positif,” ujarnya.

Dengan kejadian ini Andi mengingatkan bahwa transmisi local di Balikpapan semakin nyata terjadi karena beberapa kasus positif tanpa ada riwayat perjalanan dari kota-kota di Jawa.

“Umumnya yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kaltim karena ada riwayat perjalanan dari daerah terjangkit dan adanya kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif,” jelasnya.(YAN)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here