Penyerahan Tersangka Dilakukan Lewat Daring di Kejari Badung Bali

Pelaksanaan sidang secara online. Foto: dok/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Denpasar – Guna mencegah makin meluasnya penyebaran covid-19, berbagai upaya dilakukan agar program pemerintah menekan virus corona sukses dilakukan, seperti misalnya penyerahan tahap dua yakni tersangka dari Polsek Kuta ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung dilakukan secara online.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Badung mengatakan upaya untuk menekan penyebaran virus corona terus dilakukan. Selain sidang dilakukan secara online, kali ini penyerahan tahap dua juga dilakukan secara daring (dalam jaringan) alias online.

Lalu bagaimana mekanismenya? “Jadi mekanismenya tersangka ini ada di Polsek Kuta kemudian diwawancarai oleh JPU (jaksa penuntut umum) di Kejari Badung melalui aplikasi online,” kata Kajari Badung Hari Wibowo pada Rabu (1/4).

Setelah dilakukan penelitian oleh JPU maka kata dia tersangka ini ditahan kembali. Upaya ini dilakukan kejaksaan sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi intensitas tatap muka guna menekan penyebaran virus corona di Bali khususnya di kabupaten Badung.

Sementara itu sebelumnya dalam rangka pencegahan penularan virus corona, Jaksa Agung Burhanudin menginstruksikan untuk mencegah penyebaran Covid-19, agar perkara pidana disidangkan secara online.

Total hingga Selasa (24/3) lalu sampai kemarin (31/3) sebanyak 303 Kejari telah menggelar sidang online.

303 Kejari itu tersebar di seluruh 33 Kejaksaan Tinggi yang ada. Adapun perkara yang telah disidangkan melalui video conference (vicon) itu tercatat 1.502 perkara pidana umum dan delapan perkara korupsi (pidana khusus).

Berdasarkan laporan yang diterima Jaksa Agung Muda Tindak Umum (JAM Pidum) Dr Sunarta, rata-rata setiap Kejari menyidangkan antara 3 sampai 10 perkara pidana umum. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here