Tersinggung, 10 Remaja Keroyok Gadis 14 Tahun di Jayapura

Sepuluh remaja pelaku peroyokan saat digiring petugas di Mapolda Papua. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jayapura – Tim gabungan Polri menangkap sepuluh remaja di Kota Jayapura atas dugaan tindakan peroyokan terhadap Keisya, gadis 14 tahun di Kompleks Perumnas I Youtefa, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, Rabu (1/4).  Sepuluh remaja ditangkap tanpa perlawanan di sekitar lokasi kejadian.

Mereka yakni JMR (17) warga BTN Puskopad Tanah Hitam Kamkey, Distrik Abepura, LD (18) warga Perumnas 3 Waena, Distrik Heram, IM (20) warga Polimak, Distrik Jayapura Selatan, SP (18) warga Kamkey, Distrik Abepura, VD (19) warga Hamadi Rawa, Distrik Jayapura Selatan.SM (17) warga Polimak 1, Distrik Jayapura Selatan, VM (21) warga Distrik Abepura, IN (16) warga Distrik Abepura, MIA (18) warga Pasar Youtefa, Distrik Abepura dan ME (17) warga Padang Bulan, Distrik Abepura.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal saat dikonfirmasi, Rabu (1/4) membenarkan kasus peroyokan oleh sepuluh remaja di Kota Jayapura. Saat ini para pelaku masih menjalani pemeriksaan di ruang Direktorat Reskrim Umum Polda Papua.

“Mereka diamankan oleh Tim gabungan Polda Papua dan Polresta Jayapura Kota, setelah kasus peroyokan ini dilaporkan. Pemeriksaan masih berlangsung di Polda,” kata mantan Wakapolresta Depok ini.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ungkap Kamal, peroyokan ini terjadi akibat pelaku tersinggung dengan ucapan korban yang dianggap telah merendahkannya. “Ada kata-kata tidak pantas yang diucapkan oleh korban, sehingga pelaku ini merasa tersinggung, kemudian melakukan pemukulan secara bersama-sama,” terangnya.

Saat ini penyidik Polda Papua masih mendalami kasus ini dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi di lokasi. Kamal pun memastikan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus peroyokan ini.
“Masih didalami karena kasus ini berkaitan dengan anak-anak di bawah umur, maka penanganan dilakukan Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua,” pungkas Kamal. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here