Starbucks Bebas Buka sampai Pukul 21.00 di Badung Bali, Pasar Senggol Harus Tutup

Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa. Foto: Dok/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Badung – Pemkot Denpasar sebelumnya sudah membatasi jam operasional mal, swalayan hingga toko modern antisipasi penyebaran virus corona di Bali. Kini giliran Pemkab Badung yang melakukan pembatasan namun tetap dengan durasi operasional yang panjang.

Pengaturan operasional dituangkan dalam bentuk instruksi No. 510/1957/Diskop.UKMP/Sekret yang ditandatangani Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa tertanggal 30 Maret 2020. Instruksi ini ditujukan kepada Kepala Asperindo Kabupaten Badung, Kepala Pasar Tradisional/Pasar Adat se-Badung, Pengusaha Mall dan usaha lainnya se-Badung serta pelaku usaha toko swalayan se-Badung yang berisi enam point. Ada area yang harus tutup total, ada juga yang hanya pengurangan beberapa jam saja.

Dalam instruksi ini, pertama, terkait dengan pengelolaan pasar rakyat/pasar tradisional agar mengatur kegiatan/jam buka di masing-masing pasar. Kedua, untuk pasar senggol agar ditutup sementara untuk mengurangi kerumunan dan penyebaran Covid-19 sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Kemudian ketiga, toko swalayan yang terdiri dari Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Departemen Store, Perkulakan/Grosir, Pusat Perbelanjaan, Starbucks, Chatime dan usaha lainnya jam operasionalnya mulai Pukul 09.00 Wita sampai Pukul 21.00 Wita.

“Keempat, setiap toko swalayan yang terdiri dari dari Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Departemen Store, Perkulakan/Grosir, Pusat Perbelanjaan, Starbucks, Chatime dan usaha lainnya supaya memberikan nomor kontak person kepada Perbekel/Lurah untuk mempercepat koordinasi,” ujarnya dalam surat tersebut, Jumat (3/4).

Kelima, para pelaku usaha maupun masyarakat (konsumen) diharapkan untuk memanfaatkan perdagangan secara online/daring dan wajib menyediakan Spayer Disinfektan yang aman untuk tubuh serta hand sanitizer di depan pintu masuk pasar dan toko yang akan digunakan untuk penyemprotan pembeli ketika masuk/keluar toko.

Kemudian juga diminta membuat tanda batasan jarak antre lantai toko dan mengacu pada pedoman pencegahan penyebaran Covid-19.

Terakhir yang keenam, instruksi ini berlaku mulai Tanggal 1 April sampai dengan 21 April 2020 dan akan selalu menyesuaikan dengan perkembangan situasi di pusat dan daerah. (PS)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here