Tambah Tiga Kasus di Papua, Positif Covid-19 Terbanyak di Kota Jayapura

Ilustrasi virus corona.

Indonesiainside.id, Jayapura – Tiga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kota Jayapura terkonfirmasi positif Covid-19, pada Jumat (3/4). Total 16 pasien positif Covid-19 telah dirawat di Papua.

Berdasarkan data update Covid-19 Papua, kasus positif terbanyak berada di Kota Jayapura dengan sembilan kasus, disusul Kabupaten Mimika dengan tiga kasus, Kabupaten Jayapura dua kasus dan Merauke dua kasus.

“Berdasarkan data – data yang kami kumpulkan hingga Pukul 19.00 WIT. Jumlah pasien positif Covid-19 hari ini bertambah tiga dari sebelumnya 13 kasus menjadi 16 kasus,” terang Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Papua, dr. Silvanus Sumule dalam keterangan persnya melalui zoom streaming di Jayapura, Jumat malam.

Sumule menjelaskan, tiga pasien positif baru saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit Kota Jayapura. Salah satu pasien dalam kondisi sakit berat, sehingga menggunakan alat bantu pernapasan. “Kondisi sakit sedang dan satu sakit berat,” urainya.

Dari 16 pasien positif di Papua, tiga pasien di antaranya telah dinyatakan sembuh. Dua pasien berasal dari Kabupaten Merauke dan satu pasien di Kota Jayapura. “Jadi total 13 pasien positif yang masih dirawat,” kata Sumule.

Satgas Penanganan Covid-19 Papua mencatat adanya penambahan 12 Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Namun, sembilan PDP yang telah dirawat sebelumnya telah dipulangkan.

“Total masih 45 PDP yang dirawat. Untuk sembilan PDP yang telah kami pulangkan telah kami berikan edukasi agar mengisolasi diri di rumah selama 14 hari,”tutur Sumule.

Selain PDP, Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Papua telah menurun menjadi 6.723 orang. “Tim kami didukung TNI/Polri dan Tim dari Dinas Kesehatan Kabuapten/kota terus bekerja keras untuk mengidentifikasi 6.723 ODP ini,” katanya.

Sumule meminta masyarakat mematuhi anjuran Pemerintah Daerah untuk tetap berada di rumah, sehingga kasus Covid-19 dapat diatasi. “Petugas kesehatan adalah benteng terakhir. Kalau (masyarakat) garda depan tidak melaksanakan apa yang sudah disampaikan, maka benteng terakhir pasti akan jebol,” ujarnya. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here