Cegah Virus Corona, Pemudik Masuk Lewat Pelabuhan Parepare Dikarantina 14 Hari

Pelabuhan Parepare Sulsel

Indonesiainside.id, Parepare – Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, meminta, kepada Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe, untuk melakukan karantina bertahap terhadap pemudik yang datang melalui Pelabuhan Parepare. Seluruh penumpang kapal yang datang disiapkan tempat karantina selama 14 hari.

“Bagi yang dinyatakan sehat baru melanjutkan perjalanan ke daerah tujuan. Sedangkan bagi yang ada gejala terpapar Covid-19 langsung diisolasi khusus,” katanua, Jumat (3/4/2020).

Diketahui sejak kemarin, penumpa g yang datang dari perantauan sebanyam 422 orang. Terdiri atas, 202 orang dari Nunukan dan 220 dari Samarinda. Mereka menggunakan KM Thalia.

Sistem karantina bertahap ini diberlakukan terhadap semua orang yang masuk di Sulsel melalui pelabuhan dan bandara. Karantina berlaku untuk semua orang yang masuk ke Sulsel. Termasuk warga Sulsel dari bepergian ke daerah lain.

Mantan Bupati Bantaeng ini, kembali menjelaskan, segala hal yang muncul dalam program karantina pemudik ini termasuk biaya ditanggung bersama Pemerintah Parepare dan Pemerintah Sulsel. “Nanti kita bareng. Sama-sama. Coba cek hotel-hotel di sini,” ujarnya.

Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, mengatakan, akan menyiapkan fasilitas penampungan penumpang yang turun di daerahnya. “Sekarang belum ada fasilitas khusus. Tapi kami akan siapkan,” ujarnya.

Hadir mendampingi Taufan Pawe adalah Wakil Wali Kota Pangeran Rahim dan beberapa pejabat terkait, termasuk Kepala Sahbandar.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here