Libur Sekolah Sampai 13 April, Guru dan Murid di Papua Dilarang Keluyuran

Kepala DPPAD Provinsi Papua, Christian Sohilait. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jayapura – Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua mengeluarkan surat edaran perpanjangan libur sekolah dari keputusan awal 9 April menjadi 13 April 2020.
“Dengan memperhatikan surat edaran Bapak Gubernur dan pertemuan antara Bapak Gubernur bersama Forkopinda Provinsi Papua dan Bupati/ Wali Kota se Papua, maka masa belajar dirumah yang sebelumnya hingga 9 April maka diperpanjang hingga 13 April,” kata Kepala DPPAD Provinsi Papua, Christian Sohilait dalam keterangan tertulis yang diterima Indonesiainside.id, Sabtu (4/4).

Selama libur sekolah, Christian meminta guru dan murid melakukan social distancing. Dia pun melarang kepala sekolah, guru maupun murid keluyuran di mall, pusat perbelanjaan, bioskop maupun tempat wisata.
“Seluruh warga sekolah (kepala sekolah, guru dan murid) dilarang untuk mengunjungi tempat-tempat umum, seperti mal, pusat-pusat perbelanjaan, bioskop, tempat-tempat wisata dan lainnya serta tidak mendatangi tempat kerumunan dan berkumpulnya warga,” pesannya.

Selama masa social distncing (pembatasan sosial), sambungnya, para kepala sekolah, guru serta seluruh warga sekolah dilarang berpergian keluar Papua maupun menerima tamu dari luar Papua dengan alasan apapun.
“Apabila ada kepala sekolah, guru dan warga sekolah yang melanggar, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata pria yang pernah menjabat Sekda Kabupaten Lanny Jaya ini.

Christian pun mengingatkan kepala sekolah dan guru untuk membantu murid dalam kegiatan belajar maya, serta memastikan siswa benar-benar dirumah. Tak hanya itu para kepala sekolah diminta segera menjadwalkan kembali proses belajar mengajar sampai masa pembatasan sosial berakhir pada 14 April. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here