Dinkes Pamekasan: Tidak Ada Tambahan Kasus Virus Corona

Petugas berjalan ke arah mobil ambulans. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Pamekasan – Jumlah warga positif virus corona jenis baru di Pamekasan hingga kini tetap dua orang. Ini sekaligus mengklarifikasi isu yang beredar di aplikasi perpesanan instan yang menyebut ada tambahan kasus baru.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Achmad Marsuki menyatakan, jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah itu berdasarkan hasil uji laboratorium dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia hingga kini tetap dua orang.

“Jadi tidak ada pasien positif tambahan, tapi tetap dua,” katanya di Pamekasan, Jumat(10/4).

Ia menuturkan, Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19Pamekasan dalam beberapa hari terakhir ini memang telah melakukan pelacakan kepada warga yang pernah berhubungan langsung dengan pasien positif corona yang kini menjalani perawatan di RSUD Pamekasan.

Pihaknya melakukan tes cepat kepada 10 orang, dan hasilnya memang ada yang positif.

“Jadi, dari 10 orang itu, tiga di antaranya positif berdasarkan hasil rapid test tersebut,” ucap Marsuki.

Hanya, saja sambung dia, hasil tes cepat itu belum terkonfirmasi, karena tes cepat tersebut hanya untuk mengetahui kondisi awal saja, dan masih perlu dilakukan uji laboratorium ke Jakarta.

“Memang betul dari 10 orang yang kami lalukan rapid test itu, tiga diantaranya positif, akan tetapi belum terkonfirmasi,” katanya.

Warga yang dinyatakan positif terpapar virus corona ini, sambung dia, apabila telah terkonfirmasi berdasarkan hasil uji laboratorium dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Plt Kepala Dinkes Pamekasan ini juga meminta agar media massa ikut membantu menjelaskan hal itu, sehingga tidak menimbulkan persepsi yang berbeda di kalangan masyarakat.(EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here