Telanjur Belanja Banyak, Eh PSBB Ternyata Batal

Indonesiainside.id, Sorong – Kabar adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama tiga hari di Kota Sorong membuat masyarakat memborong bahan makanan. Kabar ini pun buru-buru dibantah Pemkot Sorong dan menyebut kabar yang viral di masyarakat hoaks atau tidak benar.

“Itu kabar tidak jelas, alias hoaks,” kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Sorong, Rudy R Laku di Sorong, Kamis(9/4).

Pemkot menyatakan, belum ada persetujuan dari Kementerian Kesehatan terkait usul pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau berhenti total aktivitas di daerah setempat.

“Belum ada persetujuan dari Kemenkes,” lanjutnya.

Menurut dia, kebijakan tersebut tidak dapat dilakukan tanpa ada persetujuan Kementerian Kesehatan sehingga informasi penerapan mulai dari 10-12 April 2020 yang telah tersebar luas belum berlaku di Kota Sorong.

“Seperti apa pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar di Kota Sorong akan dibicarakan dan ditentukan setelah ada persetujuan dari Kementerian Kesehatan,” ujarnya.

Karena itu, dia mengimbau kepada seluruh masyarakat kota Sorong agar tetap tenang, tidak panik dan tidak ter belanja dalam jumlah banyak karena stok bahan pokok mencukupi kebutuhan hingga 6 bulan kedepan.

Ditambahkan bahwa setiap kebijakan pemerintah daerah yang berkaitan dengan upaya pencegahan penyebaran virus Corona akan dibuat secara tertulis melalui surat Wali Kota.

“Saya berharap aga masyarakat tetap tenang dan selalu waspada pencegahan virus Corona dengan menerapkan pola hidup yang sehat. Dan yakinlah bahwa apa yang dilakukan pemerintah pasti yang terbaik untuk masyarakat,” tambahnya.(EP/ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here