Kompor Gas Meledak, Kapal Nelayan di Merauke Terbakar

Kapal Nelayan terbakar di Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara Merauke, Papua. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Merauke – Kapal Motor Nelayan (KMN) Hidup Baru GT28 mendadak terbakar di Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara Merauke, Papua, Rabu (15/4). Diduga kapal terbakar akibat meledaknya kompor gas yang tengah digunakan warga untuk memasak air.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal dalam siaran persnya yang diterima Indonesiainside.id menduga, kebakaran disebabkan karena kompor gas meledak saat digunakan warga untuk memasak air.

Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, sedangkan kerugiaan materil ditafsir Rp2 miliar. Kasus ini sendiri masih dalam penyelidikan kepolisian setempat dengan memintai keterangan para Anak Buah Kapal.

“Iya benar, kapal terbakar di Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara Merauke, Polairud Polres Merauke dan Polsek Kesatuan Pengamanan dan Pengawasan Pelabuhan Laut setempat,” kata Kamal, Kamis (16/4).
Berdasarkan keterangan saksi mata, Samsudin, kejadian itu berawal saat seorang masyarakat bernama Yusi datang ke kapal membawa cangkir dan menyampaikan ingin membuat kopi. Samsudin sempat melarang masyarakat tersebut.

“20 menit kemudian, Samsudin (nelayan) kembali menegur Yusi (masyarakat), namun tidak menghiraukannya dengan tetap memasak air. 10 menit kemudian saksi melihat kapal bagian belakang keluar asap putih tebal,”terang Kamal.

Beruntung Samsudin langsung memotong tali kapal yang terbakar agar api tidak merambat ke kapal lainnya yang ada di Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara. “ Saksi ini langsung melaporkan ke Polsek KP3 Laut Merauke dan ditindaklanjuti dengan pemadaman,” kata Kamal.

Mantan Wakapolresta Depok ini mengimbau seluruh masyarakat pengguna jasa transportasi laut maupun Anak Buah Kapal untuk menjaga keselamatan baik dalam bekerja ataupun dengan menghindari kegiatan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.(PS/Achmad Syaiful)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here